Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres
Ari Dwipayana: Masyarakat Puas Kinerja Presiden Jokowi Selama Dua Periode
Ari Dwipayana Koordinator Stafsus Presiden bicara blak-blakan tentang kinerja Presiden Jokowi selama dua periode memimpin Indonesia, Masyarakat puas.
POS-KUPANG.COM – Ari Dwipayana, Koordinator Stafsus Presiden, bicara blak-blakan tentang kinerja Presiden Jokowi selama dua periode memimpin Indonesia, dan kepuasan masyarakat terhadap hasil yang diraih Indonesia saat ini.
Ari menyebutkan bahwa masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Jokowi selama dua periode memimpin Indonesia. Bahkan hal itu sebagai menjadi energi baru untuk memastikan proses transisi pemerintahan saat ini berjalan lancar seperti yang diharapkan.
Ari menyatakan itu menanggapi hasil survei Indikator Politik Indonesia, yang menemukan bahwa sebanyak 75 persen responden atau mayoritas masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Jokowi selama dua periode.
"Tingkat kepuasan yang tetap tinggi (75 persen), yang dipotret oleh lembaga survei menjadi energi bagi Presiden untuk memastikan proses transisi pemerintahan berjalan baik dan lancar," kata Ari kepada wartawan, Sabtu 5 Oktober 2024.
Ia menuturkan, Jokowi sangat menghormati dan mengapresiasi berbagai catatan, penilaian, dan evaluasi masyarakat atas 10 tahun Pemerintahannya, termasuk yang dirilis oleh lembaga-lembaga survei.
Jokowi pun menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat selama 10 tahun pemerintahannya. "Dan juga menyampaikan permohonan maaf jika masih ada kekurangan dan keterbatasan dalam pelayanan pada masyarakat," ucap Ari.
Ia menyampaikan, menjelang akhir pemerintahannya, Presiden Jokowi bakal tetap bekerja. Dalam beberapa kesempatan, ia tetap mengunjungi masyarakat di berbagai pelosok Nusantara, kawasan perbatasan, dan daerah-daerah yang belum pernah dikunjungi Presiden Jokowi pasca kemerdekaan.
Tak hanya itu, mantan Wali Kota Solo itu juga terus melakukan kunjungan kerja untuk memastikan program-program prioritas nasional yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat, berjalan dengan baik dan tuntas.
"Sehingga bisa memberikan dampak signifikan pada masyarakat di seluruh Indonesia. Saat bertemu langsung dengan masyarakat, Presiden selalu menyampaikan terima kasih dan juga permohonan maaf," ungkap Ari.
Sebaliknya kata Ari, kekurangan dalam kinerja beberapa bidang pemerintahan akan menjadi catatan evaluasi untuk bisa diperbaiki pada pemerintahan berikutnya. Sebab, semangat dari pemerintahan berikutnya yang dipimpin Presiden Terpilih Prabowo Subianto, adalah keberlanjutan.
"Dengan demikian, Presiden yakin kekurangan dan keterbatasan akan menjadi perhatian dan prioritas pemerintahan yang akan datang," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, hasil Survei Indikator Politik mencatat mayoritas masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode.
Hal ini tercatat berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Indikator Politik pada 22-29 September 2024.
"Mayoritas merasa puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), 75 persen," kata Direktur Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam keterangannya, Jumat 4 Oktober 2024.
Baca juga: Presiden Jokowi Soal Kabinet Prabowo-Gibran: Tak Ada Cawe-cawe, Itu Hak Prerogatif Presiden
Baca juga: Puan Maharani Beri Sinyal Positif: PDIP akan Masuk Kabinet Prabowo-Gibran
Rinciannya, 15,04 persen responden menyatakan sangat puas dengan kinerja Jokowi. Sementara, 59,92 persen responden menyatakan cukup puas.
| Menteri PUPR Pilihan Prabowo Subianto Berasal dari Pekerja Lapangan, Siapa Sih? Simak Ini |
|
|---|
| Ganjar Pranowo: PDIP Mau Gabung atau Tidak di Pemerintahan Baru, Itu Wewenang Bu Mega |
|
|---|
| Hari Terakhir Jadi Menteri, Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi Jawa Timur |
|
|---|
| Anies Baswedan Soroti Sikap Muhaimin Gabung ke Kabinet Prabowo-Gibran: Mestinya yang Kalah di Luar |
|
|---|
| Pimpinan KKB Papua Paniai Ditangkap, Ratusan Butir Peluru Disita Aparat Keamanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ari-Dwipayana-memastikan-Presiden-Jokowi-tetap-fokus-bekerja.jpg)