Minggu, 12 April 2026

TImor Leste

Timor Leste Serius Bangun SDM Maritim

Mereka mengunjungi Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya di Provinsi Jawa Timur pada 9–10 April 2026.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM
ILUSTRASI - Para Taruna Poltekpel Surabaya Jawa Timur 

POS-KUPANG.COM, SURABAYA -- Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) kini serius membangun sumber daya maritim negara itu. 

Pada awal April 2026, Pemerintah mengutus delegasi untuk menjajaki kerja sama pendidikan dan pelatihan pelaut berstandaar internasional di Indonesia. 

Delegasi Timor Leste terdiri dari pihak Administração dos Portos de Timor Leste (APORTIL) dan Fundo de Desenvolvimento do Capital Humano (FDCH).

Mereka mengunjungi Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya di Provinsi Jawa Timur pada 9–10 April 2026.

Baca juga: Delegasi Timor Leste Kunjungi Poltekpel Surabaya

Kunjungan itu juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas SDM maritim Timor Leste melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan pelayaran di Indonesia.

Delegasi dipimpin oleh Presiden APORTIL, Leandro de Sena, bersama perwakilan FDCH, Atanasio Soares. 

Kunjungan itu menjadi bukti keseriusan Pemerintah Timor Leste dalam membangun sumber daya manusia (SDM) maritim

Presiden APORTIL, Leandro de Sena, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelaut menjadi prioritas negaranya di tengah tuntutan industri maritim global yang semakin kompetitif.

“Kami melihat Poltekpel Surabaya memiliki sistem pendidikan dan fasilitas yang sangat lengkap. Ini menjadi referensi penting bagi kami dalam mengembangkan SDM pelaut yang kompeten dan siap bersaing di tingkat internasional,”ujarnya dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.

Selama kunjungan, delegasi meninjau langsung berbagai fasilitas pembelajaran berbasis praktik yang dimiliki Poltekpel Surabaya, seperti Full Bridge Simulator 360, GMDSS Simulator, dan Smart Port Simulator.

Fasilitas ini dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang mendekati kondisi nyata di lapangan.

Direktur Poltekpel Surabaya, Moejiono, menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai kerja sama ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran Indonesia di sektor pendidikan maritim regional.

“Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan menjalin kolaborasi, baik dalam bentuk pelatihan, pengembangan kurikulum, maupun peningkatan kompetensi instruktur. Harapannya, kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua negara,” katanya.

Selain peninjauan fasilitas, kedua pihak juga melakukan diskusi terkait pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan kualitas tenaga pengajar, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Isu sertifikasi pelaut sesuai standar internasional juga menjadi fokus pembahasan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved