Berita Sumba Timur
Kementerian Desa-PDTT Keluarkan Sumba Timur dari Predikat Daerah Tertinggal
Berdasarkan data, Sumba Timur menunjukkan peningkatan stabil dalam indeks komposit, hingga mencapai 63.64 pada tahun 2022.
Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Oby Lewanmeru
Perjalanan panjang ini melibatkan peningkatan di berbagai sektor pembangunan yang secara signifikan telah mengubah wajah Kabupaten Sumba Timur.
Dalam upaya mengatasi tantangan tersebut, Kabupaten Sumba Timur mengadopsi sejumlah kebijakan strategis dan juga menjadi kriteria penilaian indeks komposit , yang meliputi
Peningkatan Infrastruktur: Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan (Jalan Selatan dan Utara), listrik (Jaringan PLN dan Non PLN seperti PLTS dan PLTMH), dan akses air bersih menjadi prioritas utama untuk meningkatkan mobilitas dan konektivitas antarwilayah.
Perbaikan infrastruktur lain juga dalam membuka akses ke layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Penguatan Perekonomian Lokal: Berbagai program pemberdayaan ekonomi, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, telah berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat. Pendekatan holistik yang mencakup pelatihan, akses permodalan, dan dukungan pemasaran membantu menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi angka kemiskinan.
Optimalisasi Pajak Daerah: Salah satu kebijakan yang memberikan dampak langsung terhadap pembangunan adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak dan retribusi. Kebijakan ini memungkinkan pemerintah daerah untuk mendanai program dan kegiatan yang penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Peningkatan Akses Pendidikan dan Kesehatan: Investasi besar-besaran dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Berbagai program peningkatan fasilitas sekolah telah meningkatkan angka partisipasi sekolah, sementara perluasan akses layanan kesehatan dasar, terutama di daerah terpencil, berhasil menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Keluar dari status daerah tertinggal tentunya merupakan pencapaian yang sangat penting bagi Kabupaten Sumba Timur dan memberi beberapa dampak utama seperti Peningkatan Daya Saing Ekonomi.
Dengan keluarnya Sumba Timur dari status daerah tertinggal, daya tarik investasi di berbagai sektor, seperti pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif, akan meningkat. Investor akan melihat Sumba Timur sebagai daerah yang lebih stabil dan memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang kuat, sehingga membuka peluang lapangan kerja baru dan mendorong ekonomi lokal.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Seiring dengan perbaikan infrastruktur dan aksesibilitas, kualitas hidup masyarakat juga meningkat.
Program pembangunan berkelanjutan, seperti peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan air bersih, memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan dan memperbaiki status kesehatan masyarakat, termasuk menurunkan tingkat stunting.
Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas
Terentaskannya Sumba Timur mendorong peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, listrik, dan telekomunikasi. Konektivitas yang lebih baik membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses layanan dasar dan terhubung dengan pusat-pusat ekonomi, yang pada akhirnya mendorong mobilitas ekonomi dan sosial.
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai sektor, termasuk pariwisata dan retribusi daerah sehingga memungkinkan pemerintah daerah untuk terus berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur dan program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pengakuan dan Peningkatan Kepercayaan Masyarakat artinya Pengakuan dari pemerintah pusat dan peningkatan status daerah juga memperkuat semangat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta dalam menjaga momentum pembangunan yang berkelanjutan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.