Opini

Opini: Paus Fransiskus "Doakanlah Saya"

Doa menjadi penciri sikap orang beriman karena percaya bahwa Allah selalu terbuka untuk  mendengarkan  ungkapan hati anak-anak-Nya. 

Editor: Dion DB Putra
POS KUPANG/HO
Ketua UNIO Indonesia, RD. Dr. Maxi Un Bria menyalami Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta, Rabu 4 September 2024. 

Yang saya tangkap  dari pernyataan Paus Fransiskus adalah pesan mendalam tentang kerendahan hati yang selalu diucapkannya setiap kali berjumpa dengan pribadi lain. Beliau meminta untuk didoakan. 

Karena doa menjadi komunikasi terindah dari pribadi  beriman dengan Allah yang  Maha Pengasih untuk mendapatkan rahmat yang dibutuhkan dalam hidup.

Doa menjadi penciri sikap orang beriman karena percaya bahwa Allah selalu terbuka untuk  mendengarkan  ungkapan hati anak-anak-Nya. 

Dengan meminta untuk  didoakan, Paus Fransiskus menegaskan sikap dasar orang beriman yakni  berdoa, mendoakan dan didoakan sebagai bagian utuh dari sikap Iman. Dengan berdoa iman kita diperteguh, persaudaraan dirawat dan sikap belarasa ditumbuhkan. 

Trima kasih Bapak Paus Fransiskus atas kunjungan, berkat, doa dan teladan hidup yang menginspirasi masyarakat Indonesia dan dunia. 

Selamat jalan Bapak Paus Fransiskus - Bertolak ke Seberang membawa cinta, damai dan berkat. Save flight. Tuhan melindungi (Pada penerbangan Garuda Indonesia, GA 322  CGK-SUB, 6-9-2024).  (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved