Berita NTT
Mengenal Glaukoma: Si Pencuri Penglihatan
Glaukoma sudut terbuka umumnya dapat terjadi kronis dan seringkali tanpa gejala, biasanya tekanan bola mata tidak terlalu ekstrim tinggi.
Penanganan atau tatalaksana yang dipilih tergantung pada jenis dan kondisi penderita glaukoma. Pengobatan mencakup obat-obatan oral, obat tetes mata khusus glaukoma yang harus digunakan terus-menerus seumur hidup, laser maupun operasi, yang secara garis besar bertujuan untuk melancarkan aliran pembuangan cairan mata yang tersumbat dan mengurangi tekanan bola mata.
Selain dapat diobati, glaucoma juga dapat dicegah melalui beberapa tips berikut ini :
1. Melakukan Deteksi Dini :
Upaya preventif yang baik adalah deteksi dini melalui skrinning atau pemeriksaan mata secara teratur. Menurut American Academy of Ophthalmology (AOA) menganjurkan setiap 5-10 tahun pada golongan usia dibawah 40 tahun. Sementara untuk usia 40-54 menganjurkan pemeriksaan mata setiap 2-4 tahun dan usia >65 tahun pemeriksaan mata setiap 1-2 tahun.
2. Gaya Hidup Sehat.
Gaya hidup sehat seperti berolahraga teratur dapat mencegah dari penyakit salah satunya glaukoma.
Beberapa penelitian mengatakan bahwa olahraga ringan seperti jogging minimal 3x seminggu dapat menurunkan tekanan dalam mata agar mata tetap sehat dan tekanan mata tetap normal. Posisi yang harus dihindari yaitu terbalik (headstand) karena dapat meningkatkan tekanan mata.
3. Gunakan Pelindung Mata
Gunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di rumah ataupun saat berolahraga agar melindungi mata dari cedera, selain itu menurut beberapa penelitian paparan sinar UV berlebihan dapat menjadi faktor risiko glaucoma, kenakan kacamata hitam saat beraktivitas seperti berolahraga ataupun menjelajah alam.
4. Makanan gizi seimbang, istirahat cukup, dan pengelolaan stress
Makanan yang kaya akan vitamin C, E, dan antioksidan seperti kacang, buah dan sayuran. Makanan yang kaya akan omega 3 seperti ikan tuna, salmon, dan sarden. Serta hindari makanan yang tinggi garam, gula, dan kafein.
5. Hentikan Kebiasaan Merokok
Berhenti merokok bukanlah tugas yang mudah tetapi penelitian membuktikan bahwa merokok meningkatkan risiko berbagai kondisi yang berhubungan dengan mata termasuk katarak dan glaucoma. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-Glaukoma.jpg)