Berita Belu
Pemkab Belu Sambut Baik Budidaya Padi Gogo oleh BBPP Kupang
Robert Mali, mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang atas inisiatif melaksanakan program ini di Kabupaten Belu.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu menyambut baik pelatihan budidaya padi gogo yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang, di lahan seluas 2 hektar milik SMK Cartintes di Asulun, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Rabu (7/8/2024).
Pelatihan ini ditandai penanaman simbolis benih padi gogo yang dilakukan oleh Kepala BBPP Kupang, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Kepala SMK Cartintes Atambua, Ketua Kelompok Catintes Jaya dan Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Belu.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Robert Mali, mengucapkan terima kasih kepada Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang atas inisiatif melaksanakan program ini di Kabupaten Belu.
"Kami berterima kasih atas upaya memberikan suatu inovasi baru kepada petani di sini, yaitu bagaimana mereka di dorong kembali untuk mengembangkan padi ladang atau gogo," kata Robert, Kamis 8 Agustus 2024.
Robert menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pompanisasi yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian dalam rangka memperluas areal tanam padi gogo.
"Dengan kondisi El Nino yang terjadi, kita mengalami penurunan sekitar 18 persen dari target luas tanam nasional. Oleh karena itu, pada musim tanam kedua ini kita mengejar target dengan memanfaatkan sumber air melalui pompanisasi untuk mengairi lahan yang potensial," kata Robert.
Baca juga: Galakkan Pertanian Organik, Kepala BBPP Kementan Kunjungi Kabupaten Belu
Ia menambahkan bahwa padi gogo tidak membutuhkan banyak air seperti padi sawah, sehingga teknologi pompanisasi ini diharapakan dapat mendorong petani untuk giat menanam padi gogo.
"Setelah tanaman tumbuh, kita tidak perlu menyiram atau menggenangi lahan setiap hari," ujar Robert.
Selain lokasi pelatihan ini, Robert mengungkapkan bahwa BBPP Kupang juga telah memilih Leuntolu sebagai salah satu lokasi tambahan, dimana lokasi pengolahan lahannya sudah selesai dan tinggal menunggu pengiriman pompa dan benih.
Namun ia mengakui masih ada tantangan dalam pengendalian gulma pada lahan padi gogo. Salah satu tantangan berkaitan dengan gulma yang saat ini sudah tersedia herbisida selektif untuk mempermudah pengendalian gulma. (cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
| Satgas Pamtas RI-RDTL dan Karang Taruna Nanaenoe Belu Tanam Pohon di Wilayah Rawan Longsor |
|
|---|
| Jelang Tahun Baru 2025, Disparbud Belu Baksos di Wisata Religi Patung Bunda Maria Segala Bangsa |
|
|---|
| Jelang Tahun Baru 2025, Pasar Tradisional Atambua Ramai Dikunjungi Warga Meski Harga Sembako Naik |
|
|---|
| Ketua IPSI Belu Bangga Antonius Tuke Harumkan IPSI dan Perisai Diri Belu di Kanca Internasional |
|
|---|
| Antonius Tuke Eduk Pesilat Asal Wedomu Belu NTT Harumkan Nama Indonesia di Kejuaraan Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pelatihan-budidaya-padi-gogo-diselenggarakan-Balai-Besar-Pelatihan-Peternakan-BBPP-Kupang.jpg)