Berita Sabu Raijua

Hemat Anggaran, Tahun Depan Festival Tidak Ada Lagi di Sabu Raijua

Untuk menghemat anggaran, Dinas Pariwisata Kabupaten Sabu Raijua tak akan selenggarakan lagi festival di Kabupaten Sabu Raijua

|
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
RAPAT - Rapat Paripurna Perencanaan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 di ruang rapat DPRD Sabu Raijua pada Rabu,7 Agustus 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, SEBA - Untuk menghemat anggaran, Dinas Pariwisata Kabupaten Sabu Raijua tak akan selenggarakan lagi festival di Kabupaten Sabu Raijua.

Dalam beberapa tahun belakangan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua telah mengadakan berbagai festival untuk mempromosikan budaya dan pariwisata di Kabupaten Sabu Raijua. Dua festival besar yaitu Festival Niki Maja dan Festival Kelabba Maja.

Festival Niki Maja untuk pertama kalinya diselenggarakan pada Mei 2023 dan Festival Niki Maja 2 pada Mei 2024 lalu. Kemudian Festival Kelabba Maja diselenggarakan pertama kali pada September 2019 dan untuk keempat kalinya akan diselenggarakan kembali pada akhir Agustus ini. Artinya, tahun ini merupakan penyelenggaraan untuk terakhir kalinya kedua festival besar di Sabu Raijua.

Festival Kelabba Maja diselenggarakan untuk mempromosikan pesona Destinasi Tempat Wisata (DTW) Kelabba Maja di Pulau Sabu yang meraih Juara I Kategori Surga Tersembunyi Terpopuler pada Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 dan 7 titik destinasi lain (Hewau, Kampung Adat Namata, Gua Maballa, Kampung Adata Kudji Eatu, Pantai Nyiu wudu, Pantai Rai Mea dan Pantai Kepo).

Kemudian Festival Niki Maja diselenggarakan untuk mempromosikan destinasi wisata dan budaya di Pulau Raijua yang terpisah dari Pulau Sabu.

Kepala Dinas Pariwisata Sabu Raijua, Merry CH Moru dalam Rapat Paripurna Perencanaan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 mengatakan, kegiatan festival ini tidak dilanjutkan lagi karena cukup menghabiskan anggaran yang besar.

Pihaknya telah berencana akan melakukan kegiatan terpusat untuk promosi pariwisata dan budaya karena penganggarannya lebih kecil antara. Festival ini direncanakan akan digantikan dengan lomba tarian khas Sabu Raijua.

Baca juga: Pemkab Sabu Raijua Canangkan Garam Semesta, Industri Garam Skala Rumah Tangga 

"Tahun depan kita sudah tidak diadakan lagi festival sehingga kita ganti dengan kegiatan yang lebih kecil-kecil di samping ini kegiatan ini juga kita mau melakukan pencarian terhadap kelompok-kelompok tarian tradisional ini sehingga kita punya data keunggulan kelompok tarian,"jelasnya pada Rabu, 7 Agustus 2024.

Dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Laurens A Ratu Wewo menyarankan agar melakukan kegiatan-kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat untuk mempromosikan potensi budaya dan pariwisata di Sabu Raijua. Misalnya, memanfaatkan momentum-momentum hari kemerdekaan untuk menyelenggarakan lomba tarian-tarian budaya di setiap kecamatan agar anggaran tidak mubazir. (dhe)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved