Liputan Khusus

Lipsus - Netizen Colek Akun Jokowi, Persoalkan Rekrutmen Catar Akpol Polda NTT

Diduga ada kolusi dalam proses seleksi dan hasil seleksi taruna-taruni Akpol 2024 Polda NTT

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO-
Sebanyak 11 orang calon Taruna Akpol asal Polda NTT yang dinyatakan lulus seleksi. 


Tak Memihak Warga NTT

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Beda Daton mengaku banyak keluhan disampaikan kepadanya lewat berbagai media sosial.

"Saya juga kebanjiran WA dan colekan di medsos terkait soal ini. Saya tadi sudah meneruskan ke Irwasda Polda NTT," kata dia, Sabtu (6/7).

Darius menyebut, pihaknya tidak dilibatkan sejak awal seleksi sehingga tidak mengetahui proses yang dimaksud. Biasanya, kata dia, ada pengawas eksternal agar adanya transparansi.

"Biasanya melibatkan pengawas eksternal dalam seleksi seperti ini agar transparan. Hemat saya, orang NTT juga mampu bersaing," katanya.

Menurut Darius, persoalan saat ini bukan menyangkut kemampuan, namun lebih kepada keadilan sebagai 'pemilik' kuota seleksi Catar Akpol itu. Ia prihatin dengan hal semacam ini.

"Ini bukan soal mampu atau tidak mampu, tetapi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jika semua formasi Akpol dari NTT diisi orang luar, untuk apa buka seleksi Akpol di sini?. Prihatin sekali. Persepsi publik langsung terbentuk bahwa proses seleksi ini tidak memihak warga NTT," ujarnya.

"Kalau kolusi sih perlu dibuktikan ya. Tetapi dari nama-nama yang ada kan tidak nampak orang NTT ya," tambah dia.

Belakangan seleksi ini juga ramai di media sosial. Sejumlah akun Facebook hingga Instagram dan WhatsApp memposting daftar nama-nama Catar Akpol 2024 dari Polda NTT yang dinyatakan lolos.

Ragam komentar pun tersaji. Bahkan, ada umpatan yang menyebut NTT sebagai 'Nusa Tempat Titip'. Banyak yang mencolek akun Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo hingga Presiden Joko Widodo. Ada pula yang menayangkan proses seleksi ini.

"Ini sepertinya kita perlu menyuarakan dan menerapkan "Prioritas untuk putra putri asli daerah" supaya kita sbg anak2 NTT tdk rugi sendiri," tulis akun Yandrie Nafie di postingan Facebook El Asamau.

"Putra putra daerah NTT tapi namanya identik dengan saudara saudari dari SUMUT. Semoga Kapolda, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur bahkan anggota Legislatif bisa melihat hal ini...," timpal akun Andrew Tari di postingan yang sama.

Putra-putri NTT

Terkait banyaknya keluhan dari warga NTT perihal seleksi Catar Akpol tahun 2024, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Komisaris Besar Polisi Ariasandy mengatakan, pelaksanaan seleksi diawasi ketat oleh pengawas internal dan eksternal.

"Selama pelaksanaan proses semua tahapan diawasi secara ketat oleh pengawas internal (Itwasda dan Propam) serta pengawas eksternal dari berbagai kalangan seperti IDI, Himpsi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, jurnalis, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, LLDikti, Bidang Meteorologi," kata dia, Minggu (7/7).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved