Rabu, 13 Mei 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Kamis 20 Juni 2024, Estafet Kepemimpinan

Dalam bacaan tadi disampaikan kepada kita bahwa Tuhan tidak ijinkan Musa memimpin umat Israel sampai ketanah Kanaan.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Pendeta Elyanor Manu Nalle 

3.  Mengapa ada saat dimana jabatan kepemimpinan itu diletakan dan diserahkan, supaya ada estafet kepemimpinan.

Dan supaya estafet kepemimpinan itu jalan, maka yang akan menyerahkan kepemimpinan, menyerahkan dengan tulus dan ikhlas, bukan karena terpaksa dan dipaksa.

Serahkan dengan ketulusan dan keikhlasan dalam pengertian :menjadi berkat bagi mereka yang akan melanjutkan kepemimpinan. Jangan menutup diri dengan mereka yang akan melanjutkan kepemimpinan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Rabu 19 Juni 2024, Terlahir di Dunia Bukan Pilihan, Kesempatan Berbuat Baik

4.  Yang menerima kepemimpinan pun membuka diri, tidak merasa lebih pintar, lebih hebat dari pemimpin yang lama. Estafet kepemimpinan dapat berjalan dengan baik apabila yang menyerahkan dan menerima, sama-sama punya ketulusan dan keikhlasan hati. Kalau seperti ini, maka hal saling menjatuhkan, saling menjelekkan, saling memfitnah dan hal-hal lain yang buruk dalam suksesi kepemipinan,akan terhindar dari sekitarkita.

5.    Semua yang terlibat dalam suksesi kepemimpinan haruslah memberikontribusi yang positif. Ada isitilah semua yang terlibat menjadi tim doa dan bukan tim sukses.

Artinya hanya kehendak Tuhan yang jadi dan bukan kehendak manusia. Semua belajar tetap menjaga dan memelihara kekudusan Tuhan, melalui perkataan dan perbuatan.

Perkataan yang dikeluarkan adalah perkataan yang memberkati mereka yang dipimpin, dan Jangan mencuri kemuliaan Tuhan.  Amin. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved