Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Kamis 20 Juni 2024, Estafet Kepemimpinan
Dalam bacaan tadi disampaikan kepada kita bahwa Tuhan tidak ijinkan Musa memimpin umat Israel sampai ketanah Kanaan.
“ Biarlah Tuhan Allah dari roh segala makhluk, mengangkat sumat ini seorang yang mengepalai mereka waktukeluar dan masuk, dan membawa mereka-mereka keluar dan masuk, supaya umat Tuhan jangan hendak nyaseperti domba-domba yang tidak punya gembala.
Ada saatnya Musa berhenti sebagai pemimpin, tapi ada saatnya juga harus ada pemimpin yang baru untuk tetap mengembalakan umat Tuhan.
Dan biarlah semua itu terjadi di dalam kehendak Tuhan. Umat Tuhan jangan dibiarkan tana gembala, tanpa pemimpin. Dan pada waktu itu di zaman Perjanjian lamaTuhan punya kuasa yang mutlak, yang absolut, dalam hal mengangkat dan memberhentikan seorang pemimpin.
Mari kita lihat bagaimana Tuhan melakukan proses pergantian kepemimpinan Musa. Pertama : Tuhan menyuruh Musa : “Ambillah Yosua anak Nun, dia seorang yang penuh roh, letakkanlahtanganmukeatasnya”. Kita renungkan di sini bahwa, Tuhan memilih Yosua seorang yang penuh dengan roh. Dan Tuhan tidak berhenti pada pilihan-Nya sendiri, karena Tuhan pun melibatkan Musa Tuhan dalam proses pergantian. Apa peran Musa ?Meletakkan tangannya keatas Yosua. Bagi saya ini suatu hal yang luar biasa. Tuhan berkenan Musa sebagai pemimpin yang lama meletakkan tangan berkatnya keatas Yosua sebagaipemimpin yang baru. Musa memberkati Yosua ( bukan mengutuk ).
Kedua : Musa memberi perintah kepada Yosua seperti apa yang telah difirmankan Tuhan. Perintah Tuhan adalahperintah Musa. Musa tidakmemberiperintah lain selainperintah Tuhan.
Perintah Tuhan itu yang harusmenjadipeganganYosua, sebagaipemimpin yang menggantikan Musa. Ke tiga : Tuhan meminta kepada Musa berilah sebagian dari kewibaanmu kepadaYosua supaya segenap umat Israel mendengarkan dia.
Wauuuuu kerena, luar biasa. Musa sebagai pemimpin akan berhenti dari kepemimpinannya,tetapi kewibaannya, kuasanya, pengaruhnya daya tariknya sebagian diberikan kepadaYosua supaya segenap umatmendengarkan dia. Ya, seorang pemimpin akan didengar oleh yang dipimpin apabila pemimpin itu punya wibawa, punya kuasa, punya pengaruh dan daya Tarik.
Dan itu sudah ada pada pemimpin sebelumnya, ada pada Musa, dan Allah meminta kepada Musa bagikan itu kepada Yosua.
Yosua yang menggantikan Musa pun harus membuka diri terhadap Musa untuk menerima estafet kepemimpinan
Memberi diri untuk diberkati oleh Musa, menerima perintah Tuhan melalui apa yang disampaikan oleh Musa, dan menerima kewibawaan yang dibagikan oleh Musa kepada dirinya.
Aplikasi :
1. Setiap pemimpin ada batas waktu untuk memimpin sesuai aturan-aturan yang berlaku. Karena itu semua pemimpin kiranya belajar mentaati peraturan-perturan yang berlaku.
Ketika tiba waktunya untuk meletakan jabatan yang diletakan dan diserahkan kepada pemimpin yang baru.
2. Jabatan kepemimpinan itu adalah anugerah atau pemberian Tuhan, bagi seseorang. Karena jabatan kepemimpinan itu adalah anugerah, maka ada batas waktunya jabatan itu diletakan dan diserahkan kepada orang lain.
Dan semua orang dalam perkenan Tuhan, bisa jadi pemimpin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pendeta-Eleonora.jpg)