Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 3 Juni 2024, Tiga Cara Tingkatkan Passion Mencapai Tujuan 

berbagai tantangan dan kesulitan dan inginmereview tujuan yang lebih realistis secara periodik sesuai dengan keadaan di lapangan.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO - Sesawi Net
Akulah Pokok Anggur Yang Benar 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Senin 3 Juni 2024, Tiga Cara Tingkatkan Passion Mencapai Tujuan 
 
Oleh: Gabriel Chanfarry Hadylaw

Injil: Markus 12: 1 - 12

Manusia umumnya mempunyai berbagai pengalaman dengan semangat yang bisa up and down ketika seseorang telah atau belum mencapai tujuan jangka pendek maupun panjang.

Manusia bisa mendapatkan semangat yang up ketika seseorang merasakan kebahagiaan karena telah mencapai sebagian atau seluruh tujuan.

Disisi lain manusia bisa mendapatkan semangat down ketika mendapatkan berbagai tantangan, kesulitan ataupun hambatan yang kecil maupun besar.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Minggu 2 Juni 2024, Tiga Cara Dapat Mencintai Sesama dengan Tulus  

Ada tiga cara untuk manusia tetap dapat meningkatkan passion mencapai tujuan baik ketika dapat meraih kesuksesan ataupun sedang mendapatkan berbagai tantangan ataupun kegagalan yang kecil maupun besar.

Pertama. Manusia mau mereview tujuan yang lebih realistis sesuai dengan sumber daya yang tersedia.

Manusia mau semakin siap menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan dan inginmereview tujuan yang lebih realistis secara periodik sesuai dengan keadaan di lapangan.

Kedua. Manusia mau tetap mengeksplorasi berbagai aktivitas dan tetap berani mencoba hal-hal yang baru.

Manusia mau tetap melaksanakan aktivitas yang sesuai passion dan minat yang relevan.

Ketiga. Manusia mau tetap meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan yang lebih relevan untuk masa depan.

Manusia dapat menambah wawasan, ide-ide yang segar dan sekalian menambah perspektif yang beragam dalam meningkatkan passion.

Tuhan ingin manusia membangun passion dalam mengelola relasi denganNya ketika menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan.

Penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain, "Anaknya yang terkasih adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita.

Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved