Berita NTT

1.500 Orang Bakal Ramaikan Pawai Budaya Kaum Bapak Sinode GMIT 

Menurut dia, pawai yang akan dilaksanakan bukan sekedar pawai budaya, melainkan sebuah perjalanan dengan penuh ekspresi keimanan.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Pose bersama kaum bapak GMIT. Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 23 dan 24 Mei, dengan rute yang dimulai dari Kantor GMIT Center dan berakhir di Gereja Gmit Lanud El Tari Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pengurus Kaum Bapak Sinode GMIT akan menggelar pawai budaya dalam rangka Bulan Budaya, dengan tema "Roh Kudus Memampukan Gereja Bersaksi tentang Keadilan dan Damai Sejahtera". 

Kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 23 dan 24 Mei, dengan rute yang dimulai dari Kantor GMIT Center dan berakhir di Gereja Gmit Lanud El Tari Kupang.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Kaum Bapak Sinode (PKBS) GMIT, Roddialek Pollo kepada POS-KUPANG.COM, Senin 20 Mei 2024.

Ia mengatakan pawai budaya ini dalam rangka merayakan Hari Pentakosta, sekaligus bertepatan dengan Bulan Budaya yang ditetapkan di bulan Mei oleh Majelis Sinode Gmit.

Menurut dia, pawai yang akan dilaksanakan bukan sekedar pawai budaya, melainkan sebuah perjalanan dengan penuh ekspresi keimanan.

Tujuan lain dari pawai budaya ini, kata dia guna memotivasi dan membangun kaum bapak lainnya untuk terlibat dalam setiap program yang dilaksanakan oleh PKBS Gmit.

Dia menjelaskan, Kaum Bapak Sinode GMIT telah banyak berbuat, mulai dari kegiatan sosial, ekonomi dan lainnya, untuk membantu dan memberikan dampak positif bagi jemaat. 

Tetapi, kata dia Kaum Bapak GMIT pun masih bergumul dengan tingkat partisipasi kaum Bapak di Sinode GMIT,  yang bahkan saat ini hanya mencapai 50 persen atau di bawah 50 persen. 

"Dalam pawai ini, kita ingin menunjukan bahwa walaupun dengan perbedaan, adat dan budaya, tetapi kita semua satu dalam pelayanan. Selain itu, kami akan menyelenggarakan musyawarah pelayanan di Kabupaten Alor nanti, jadi pawai ini merupakan  bagian dari rangkaian musyawarah pelayanan," jelasnya. 

Ketua Panitia, Zacharias Nahak mengatakan kegiatan akan dilakukan selama dua hari, mulai dari tanggal 23 Mei sampai tanggal 24 Mei. 

Rute untuk pawai budaya, dimulai dari depan Kantor GMIT Center, pukul 13.00  mulai start, dan jalan memutar ke Kantor Golkar NTT, Kantor Gubernur NTT, menuju ke Jalan El Tari Kupang, sampai ke GMIT Maranata Oebufu. 

Baca juga: Ketua Sinode GMIT: Lulusan Fakultas Teologi UKAW Banyak Beri Sumbangsih bagi GMIT dan GKS

"Di Gereja Maranata Oebufu merupakan titik singgah pertama, menuju ke TDM, dan titik ke dua di GMIT Marturia Oesapa Selatan, menuju ke Jalan Bumi, menuju Kelurahan Naimata, dan titik ke tiga di Gereja Betel Naimata dan titik finish di Lapangan Lanud, depan Gereja Sta Yoseph Pekerja Penfui," jelasnya. 

Ada empat klasis yang akan terlibat dalam kegiatan ini, yaitu Klasis Kota Kupang Timur, Klasis Kota Kupang, Kota Kupang Barat dan Klasis Kota Kupang Tengah.

Selain itu, diperkirakan 1.500 orang akan terlibat dalam pawai budaya itu dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat diperkirakan 1.000 lebih kendaraan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved