Breaking News

Sengketa Pilpres 2024

Noel Blak-blakan Kecam Sekjen PDIP: Ngawur Minta Presiden Jokowi Ketemu Anak Ranting PDIP

Immanuel Ebenezer, Ketua Umum Relawan Prabowo Mania, mengecam Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto soal silaturahmi Presiden Jokowi dan Bu Mega.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
NGAWUR – Immanuel Ebenezer atau biasa disapa Noel mengatai Hasto Kristiyanto sebagai sosok yang bicara ngawur ketika meminta Presiden Jokowi bertemu anak ranting PDIP sebelum bertemu Megawati. 

POS-KUPANG.COM – Immanuel Ebenezer, Ketua Umum Relawan Prabowo Mania, secara blak-blakan mengecam Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Ia menyebutkan bahwa Hasto tak jaga etika saat meminta Presiden Jokowi menemui anak ranting PDIP sebelum menemui Megawati Soekarnoputri.

Dikatakannya, pertemuan antara Presiden Jokowi dan Bu Mega adalah silaturahmi, apalagi dalam suasana Hari Raya Lebaran 2024. Apalagi pertemuan itu baik untuk bangsa dan negara ini.

Immanuel Ebenezer yang biasa disapa Noel ini mengemukakan pernyataannya tersebut, merespons pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengenai upaya pertemuan Presiden Jokowi dengan Megawati Soekarnoputri.

Noel menyebutkan bahwa pernyataan Hasto yang menyebut kalau Jokowi seharusnya bertemu dengan kader ranting PDIP terlebih dahulu, baru ke Megawati sebagai pernyataan yang tidak memperlihatkan diri sebagai sikap seorang kader partai politik. 

Oleh karena itu, Noel pun meminta Hasto untuk mendapatkan pengkaderan ulang. "Hasto perlu mendapatkan pengkaderan sebagai seorang kader partai politik. Dia perlu memahami bagaimana sikap seorang kader partai politik yang baik, bersikap positif dan mengutamakan persatuan bangsa. Bukan sebaliknya, tidak mampu menjaga silaturahmi di antara pemimpin bangsa," kata Noel dalam keterangannya, Sabtu 13 April 2024.

Menurut Noel, pertemuan atau silaturahmi antara Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP merupakan hal penting dan strategis dalam kerangka kebangsaan dan kenegaraan. 

"Jadi, kita harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan politik pribadi dan kelompok saja," tandas Noel.

Oleh karena itu, Noel pun menganggap pernyataan Hasto sebagai hal yang ngawur. "Jangan sekedar ngomong tanpa tahu substansinya sehingga menjadi ngawur," ucap Noel tegas.

Baca juga: Ujang Komarudin: Masih Ada Peluang PDIP Merapat ke Kubu Prabowo-Gibran

Dikatakannya, Indonesia merupakan bangsa majemuk, membutuhkan pemimpin yang guyub dalam persatuan demi kemajuan bangsa dan pembangunan nasional.

"Oleh karena itu,sudah saatnya, kader partai politik mengedepankan politik positif. Bukan berpikir dan bergerak destruktif untuk kepentingan pribadi dan komunitas," tegas Noel. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved