Berita NTT

Lab KAMMARA Kupang Gandeng Elemen Pemerintah hingga Mahasiswa Gelar Baksos di Kota Raja

Saat ini kasus DBD mulai marak terjadi di Kota Kupang dan sangat berkorelasi dengan masalah sampah yang menumpuk di beberapa titik di dalam kota.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Anggota Lab-KAMMARA Kupang menggelar baksos pembersihan sampah dan pembagian bubuk abate di wilayah Kota Raja. Tampak Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang Yuven Tukung (topi hitam) dalam kegiatan tersebut. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Laboratorium Kader Muda Manggarai Raya ( Lab-KAMMARA ) Kupang menggelar bakti sosial pembersihan sampah dan pembagian abate di wilayah Kecamatan Kota Raja

Pembersihan sampah dilaksanakan di wilayah Masjid Raya hingga Jembatan Selam Kelurahan Fontein Kecamatan Kota Raja. Sementara pembagian abate dilaksanakan di RW 8/RT 21,22,23 dan 24. Pembagian abate dipadu dengan sosialisasi pencegahan DBD oleh pihak Kelurahan Bakunase.

Baksos yang berlangsung pada Sabtu 6 April 2024 dilaksanakan Lab-KAMMARA bekerja sama dengan PMI Kota Kupang, PMI NTT, Puskesmas Bakunase, BEM dan BLM Fakultas Pertanian Undana, dan DLHK Kota Kupang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dinas Kesehatan Kota Kupang Catat Tiga Korban Meninggal Akibat DBD

Selain itu juga menggandeng organisasi lokal mahasiswa tingkat kecamatan dan kabupaten asal Manggarai Raya yang ada di Kupang serta pemerintah Kelurahan Fontein.

Baksos diikuti sekitar 150 orang baik dari Lab-KAMMARA, mahasiswa, warga, petugas Puskesmas Bakunase, dan dari PMI serta petugas DLHK Kota Kupang. Tampak pula Ketua Komisi I DPRD Kupang dan Lurah Fontein Yosep Suhardi.

Dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, disebutkan kegiatan pembersihan sampah dan pembagian abate yang digagas Lab KAMMARA itu sebagai bentuk kepedulian milenial dan gen Z serta warga terhadap kebersihan lingkungan.

Ketua Satker Bakti Sosial Lab-KAMMARA, Adrianus Jerudin, menegaskan kegiatan bersih sampah dan pembagian abate sengaja dilaksanakan di Masjid Raya dan sekitarnya guna mendukung umat muslim dalam perayaan Idul Fitri nanti.

“Ini wujud solidaritas dan toleransi dari Lab-KAMMARA bagi saudara-saudara umat muslim pada momen Idul Fitri tahun ini,” tandas dia.

Kegiatan sosial bersih sampah dan pembagian abate juga bertujuan mengedukasi kaum milenial dan Gen Z Lab KAMMARA bahwa Kota Kupang merupakan kota bersama sehingga ada kesadaran bersama mengatasi masalah sampah.

“Apa yang dilakukan Lab-KAMMARA juga bagian dari upaya membangun kesadaran publik tentang pentingnya lingkungan bersih dan bebas dari DBD,” sebut dia.

Sementara Ketua Lab-KAMMARA, Paskalis Angkur mengatakan, sampah menjadi masalah krusial di Kota Kupang yang memberikan dampak negatif bagi masyarakat, salah satunya DBD.

Saat ini kasus DBD mulai marak terjadi di Kota Kupang dan sangat berkorelasi dengan masalah sampah yang menumpuk di beberapa titik di dalam kota.

Lab-KAMMARA merasa terpanggil dan bertanggung jawab untuk melakukan aksi nyata membersihkan sampah dan membagi abate.

“Semua itu kami lakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas DBD,” tegas Paskalis Angkur.

Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung yang ikut dalam baksos tampak antusias. Ia berbaur dengan warga serta para peserta dari berbagai lembaga dan instansi yang terlibat dalam bakti sosial yang digelar.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved