Berita NTT
Lab KAMMARA Kupang Gandeng Elemen Pemerintah hingga Mahasiswa Gelar Baksos di Kota Raja
Saat ini kasus DBD mulai marak terjadi di Kota Kupang dan sangat berkorelasi dengan masalah sampah yang menumpuk di beberapa titik di dalam kota.
Ia mengapresiasi kegiatan bakti sosial bersih sampah yang dilaksanakan Lab-KAMMARA, sebagai suatu iklim kerja sama lintas lembaga dan organisasi dalam mengatasi sampah.
Baginya, masalah sampah cukup serius di Kota Kupang, sehingga perlu dibangun kesadaran kolektif dalam mengatasi masalah sampah.
“Sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang saya sangat mengapresiasi teman-teman Lab-KAMMARA yang sudah mulai membangun kesadaran kolektif untuk mengatasi masalah sampah di Kota Kupang, ini adalah energi baru yang harus terus dibangun ke depan dan juga perlu diperhatikan pemerintah agar dioptimalkan,” jelas Yuven Tukung
Dengan turun langsung membersihkan sampah hari ini, Yuvensius Tukung mendapatkan informasi valid dari masyarakat bahwa sampah yang sulit dikendalikan ternyata berasal dari pelaku usaha seperti warung, kios-kios, lapak jualan, dan toko-toko, bukan sampah rumah tangga.
Sebab sampah rumah tangga sangat mudah dikendalikan pemerintah setingkat RT, RW dan juga Kelurahan dengan melakukan imbauan langsung ke setiap rumah.
“Ini tentu menjadi informasi penting buat saya guna mencari solusi yang tepat terkait sampah ini. Ini bagus sekali karena kami di DPRD sedang dalam fase transisi memasuki masa sidang LKPJ di depan mata,” tandas dia. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.