Berita Timor Tengah Selatan
Dinas Pendidikan TTS Rancang Kurikulum Sekolah tentang Pangan Lokal
Dirinya berharap dengan adanya lokakarya guna merancang kurikulum mulok pangan lokal ini akan berkontribusi baik bagi generasi muda di TTS
Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
"Land4Lives bertujuan untuk memperkuat kapasitas komunitas rentan dalam menghadapi dampak buruk dari perubahan iklim. Salah satu fokusnya adalah pengembangan kurikulum tentang pangan lokal untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pangan lokal dan keterkaitannya dengan ketahanan iklim," tandasnya.
Menurut Syifa, pangan lokal berperan penting dalam mengatasi masalah rawan pangan yang disebabkan oleh krisis iklim.
"Maka dari itu, menjadikan tema pangan lokal sebagai mulok merupakan salah satu upaya adaptasi terhadap perubahan iklim. Hal ini juga merupakan cara yang efektif untuk menjaga pengetahuan tentang pangan lokal agar tidak punah karena diajarkan sedini mungkin,” imbuhnya.
Hadir membuka kegiatan ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Yohanis Benu menegaskan pihaknya mendukung kegiatan ini.
"Kami mendukung kegiatan ini karena kegiatan ini bermanfaat bagi banyak orang," ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Anis ini, kondisi perubahan iklim dan ketahanan pangan menjadi hal penting di Kabupaten TTS.
Dirinya berharap dengan adanya lokakarya guna merancang kurikulum mulok pangan lokal ini akan berkontribusi baik bagi generasi muda di Timor Tengah Selatan.
"Melalui kurikulum ini, anak-anak kita dididik untuk memanfaatkan potensi pangan lokal dan mereka dididik mulai dari sekolah," tuturnya.
Pantauan Pos Kupang, turut hadir pada kesempatan ini, Kepala UPT Kemendikbudristek Balai Penjamin Mutu Pendidikan atau BPMP NTT, Herdiana, ST.,MBA; Direktur Icraf Indonesia, Andree Ekadinata para pemangku kepentingan dan undangan lainnya.
Turut mengikuti kegiatan ini secara virtual, Prof. Dr. Baiduri, M.Si, Kepala Biro Adminitrasi, Kelembagaan, Pengembangan SDM, Universitas Muhammadiyah Malang selaku anggota POKJA Bentang lahan Kabupaten TTS. (din)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.