Berita Timor Tengah Selatan

TNI Dampingi Penyaluran Beras dari Dinas Ketahanan Pangan TTS bagi Warga Desa Fatumnasi

Menurut Sertu Yoel, tugas Babinsa adalah membantu Pemerintah agar setiap kegiatan yang ada bisa berjalan lancar dan tertib. 

Penulis: Adrianus Dini | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Pastikan Kelancaran, TNI dan Polisi dampingi Penyaluran Beras dari Dinas Ketahanan Pangan TTS bagi Warga Desa Fatumnasi, Sabtu, 16 Maret 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten TTS menyalurkan beras bagi masyarakat Desa Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi dalam rangka membantu masyarakat akibat naiknya harga beras. 

Guna memastikan pembagian beras ini berjalan lancar, Babinsa Koramil 03/Mollo Utara, Kodim 1621/TTS melaksanakan monitoring dan pendampingan, Sabtu, 16 Maret 2024.

Terkait kegiatan itu, Sertu Yoel saat mendampingi pembagian beras mengatakan, sebanyak 260 masyarakat Desa fatumnasi mendapatkan bantuan beras.

Selain Sertu Yoel, pembagian beras ini juga diawasi oleh kepolisian setempat. 

"Masing-masing mereka mendapatkan 10 kg beras yang disalurkan langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten TTS dengan total beras bantuan 5 ton 600 kg," ucapnya.

Menurut Sertu Yoel, tugas Babinsa adalah membantu Pemerintah agar setiap kegiatan yang ada bisa berjalan lancar dan tertib. 

"Karena ada kalanya tidak semua masyarakat diakomodir, di mana masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan, tetapi karena jumlahnya terbatas belum sempat mendapatkan bantuan. In kerap menjadi permasalahan. Oleh karena itu, Babinsa perlu hadir memberikan penjelasan dan arahan agar program tersebut berjalan dengan lancar," tandasnya.

Baca juga: Berwisata ke Destinasi Fatumnasi, Perjalanan Meraih Mahkota Pulau Timor 


Sementara, Amsal perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan Dinas Ketahanan Pangan secara langsung menyalurkan  beras bantuan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai upaya Pemerintah membantu masyarakat akibat naiknya harga beras saat ini.

"Program tersebut dilakukan secara serentak demi mengendalikan laju inflasi daerah dan meningkatkan ketahanan pangan," ucapnya. 

"Kami berharap dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa terbantu. Demikian laju inflasi bisa terkendali dan diharapkan agar beras yang dibagikan ini untuk dikonsumsi bukan diperjual belikan," kata Amsal.

Pada momen yang sama, Okto salah satu warga Desa Fatumnasi mengungkapkan bantuan yang ada turut membantu masyarakat pada saat harga beras semakin mahal seperti sekarang. 

"Kita sebagai masyarakat merasa terbantu dengan adanya bantuan ini. Harapan kita agar harga beras di Pasaran bisa kembali normal," katanya. (din)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved