Berita Kota Kupang

Terdampak Cuaca Buruk, Kawasan Wisata di Kupang Rusak Dihantam Gelombang 

Tinggi gelombang itu pun sempat membuat masyarakat cemas dan pedagang di pesisir pantai itu menutup dagangannya.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Tampak, beberapa bangunan cafe di kawasan wisata pantai warna-warni Oesapa, Kota Kupang rusak dihantam gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem di wilayah NTT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kawasan wisata di Kota Kupang, Provinsi NTT rusak dihantam gelombang tinggi. Kerusakan itu dampak dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah NTT sejak 8-14 Maret 2024. Salah satunya, kawasan Pantai Warna Warni

Kawasan wisata yang terletak di pinggiran pantai Oesapa, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ini tidak menampilkan keindahan pasca dihantam gelombang tinggi.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, tinggi gelombang yang diperkirakan mencapai 4 meter itu menghantam pembatas laut dan juga merusak beberapa cafe di kawasan wisata itu.

Tinggi gelombang itu pun sempat membuat masyarakat cemas dan pedagang di pesisir pantai itu menutup dagangannya.

Agnes Koten, salah satu pedagang di kawasan wisata Pantai Warna Warni Oesapa mengatakan, kejadian itu terjadi sejak Selasa, 12 Maret 2024 kemarin.

Menurut Agnes, kejadian tersebut berdampak pada proses penjualan mereka di kawasan wisata tersebut.

"Kami sudah 4 hari tidak berjualan lagi akibat cuaca dan gelombang ini," ungkapnya. Diakui bahwa kejadian kali ini tinggi gelombangnya lebih dari badai Seroja kali lalu.

Menurut dia, saat badai Seroja mereka sebagai pedagang dapat berjualan walaupun dengan situasi listrik padam.

Sementara itu, Steven Kawa salah satu pengusaha di kawasan wisata itu mengaku kejadian ini telah terjadi kedua kali. 

Baca juga: Selain Pasar Tradisonal, Banjir Rob Hantam Puluhan Rumah di Kota Kupang

"Kejadian ini bukan pertama kali, tapi kali kedua merusak tempat usaha kami. Pertama kali terjadi saat badai Seroja kali lalu," ungkapnya.

Ia mengaku, belum bisa memastikan kerugian akibat dari kerusakan tersebut.

"Belum tahu total kerugiannya. Tapi sebagian barang yang bisa diselamatkan kita selamat duluan," ujar salah satu pemilik cafe di kawasan wisata itu.

Dalam kejadian ini, kata Steven, sejumlah besar sarana prasarana yang dimilikinya rusak.

"Selain bangunan, meja, kursi kayu sebagian pun rusak dihantam gelombang tinggi," bebernya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved