Berita Belu
Pemkab Belu Gelar Seleksi Terbuka untuk Dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Pemerintah Kabupaten Belu mengadakan seleksi terbuka untuk mengisi dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang kosong
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu mengadakan seleksi terbuka untuk mengisi dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang kosong, yaitu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Daerah.
Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 7 Maret hingga 9 Maret 2024, diikuti oleh enam peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi.
Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Belu melibatkan Tim Penilai Kompetensi Assessment Center Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Penilaian melibatkan aspek kompetensi manajerial dan sosio kultural untuk menguji kemampuan peserta di bidangnya. Tim penilai terdiri dari berbagai ahli, seperti psikolog, asesor, dan administrator.
Peserta seleksi JPTP meliputi Ade Wahyuni, Yoos S. Djami, Egidius Marten Manek, Gela Alfred Lay Rade, Zakarias Hale, dan Ferdinandus Bone Lau.
Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, saat membuka rangkaian kegiatan ini pada Selasa, 12 Maret 2024, di Aula BP4D Kabupaten Belu, menyampaikan terima kasih kepada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT yang memfasilitasi penugasan tim penilai.
Baca juga: Anak Kaskostrad Mengajar di Perbatasan Timor Leste, Begini Respon Pemerintah Kabupaten Belu
Sekda Johanes menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental peserta serta berharap mereka dapat menunjukkan kompetensi terbaik selama proses penilaian.
Selain itu, ia berharap agar seleksi ini menghasilkan pejabat yang tepat untuk jabatan yang tersedia.
"Kita harapkan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan serius untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Daerah dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Hari ini tim Asesor melaksanakan kompetisi manajerial dengan 8 aspek penilaian sesuai dengan Peraturan Menteri PAN RB Tahun 2017," ucap Sekda Johanes.
Sekda Johanes yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Maria Deventy Atok, menambahkan bahwa hasil seleksi ini diharapkan dapat diketahui paling lambat dalam minggu ini.
Setelahnya, peserta akan mengikuti tes psikologi dan tahapan wawancara, yang hasilnya akan dikombinasikan dengan penilaian sebelumnya. Setelah melalui proses ini, tiga teratas akan disampaikan kepada Bupati untuk dipilih salah satunya, dan pelantikan akan segera dilakukan.
"Hasilnya nanti, kita akan menetapkan ranking tiga teratas yang kemudian akan dikomunikasikan dengan Komisi ASN dan setelah ada rekomendasi dari Bupati selaku PPK akan memilih satu dari masing-masing calon yang disampaikan," tutup Sekda Belu.
Baca juga: Nol Kasus Rabies, Pemerintah Kabupaten Belu Gencar Lakukan Vaksinasi
Tim Penilai Kompetensi Assessment Center Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur diantaranya, Maria Agnes Ina Odja, SS selaku Ketua Tim/Pejabat Pengawas, Yohanes Tae Lim, SE.,MM, sebagai Administrator, Stepanus Kewaama Ruron, S.Psi., M.Psi sebagai Psikolog, Guido El Joacim Laga, S.STP., M.Si sebagai Asesor, Wilfridus M.K Nono, S.S., MHMR sebagai Asesor, dan Risky Asvi Welvart, S.Kom sebagai Petugas Adminlap/IT. (Cr23)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.