Beranda Kita
Beranda Kita: Pesona Kefamenanu
Satu hal yang membuat girang, ada menu kuah ikan asam dan ikan bakar. Makanan kesayangan saya.
Penulis: Dion DB Putra | Editor: Edi Hayong
Bisa dilukiskan Kefamenanu merupakan kota pelajar dan mahasiswa nomor dua terbesar di Timor setelah Kota Kupang.
Keberadaan mereka memberi warna baru kehidupan warga Kota Kefa. Bisnis pemondokan, kuliner dan sebagainya tumbuh subur.
Perputaran uang hari-hari ini terjadi dalam skala lebih gemuk dan menggiurkan dibandingkan belasan tahun silam.
Kiranya itulah yang mengubah wajah Kefa lebih bergairah, anggun dan mempesona.
Pesona Kefa pun memikat hati para mahasiswa mancanegara.
Menurut Yoseph Seran, Unimor memiliki mahasiswa asing sejak tahun akademik 2023-2024.
"Ada sembilan orang, semuanya dari Timor Leste," kata dia.
Untuk tahun 2024 sebanyak 200 calon mahasiswa asal Timor Leste sudah menyatakan minatnya bergabung.
Yos Seran memperkirakan sekira 40 persen dari jumlah tersebut akan mewujudkan niat menjadi mahasiswa Unimor Kefamenanu.
"Kami yakin mahasiswa asing bertambah jumlahnya tahun ini. Keberadaan mereka meningkatkan grade Unimor," ujarnya.
Bagaimana kemampuan berbahasa Indonesia? "Sebelum kuliah di Unimor mereka kursus Bahasa Indonesia di KBRI Dili," kata Yos Seran.
Begitulah tuan dan puan sekeping cerita dari Kefamenanu, kota pelajar yang bergairah di tapal batas negeri Indonesia-Timor Leste. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Beranda Kita adalah kolom Dion DB Putra yang pernah hadir di edisi cetak Harian Pos Kupang periode 2008-2011. Kini sang penulis menghadirkan lagi dalam format online minimal seminggu sekali. Semoga berkenan.
• Dion DB Putra, wartawan Pos Kupang 1992- sekarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/beranda-kita_20180726_232321.jpg)