Kebakaran di Desa Penfui Timur

BPBD Kabupaten Kupang Terima Laporan Kebakaran di Penfui Timur, Segera Salurkan Bantuan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kupang, Semmy Tinenti mengaku laporan terkait kejadian tersebut sudah mereka terima via telpon

POS-KUPANG.COM/HO
Rumah milik Lambertus Tualaka warga RT 24 RW 8 Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah yabgbhabgus terbakar, Kamis 22 Februari 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Kupang akan menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi Lambertus Tualaka warga RT 24 RW 8 Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah yang rumahnya ludes terbakar, Kamis 22 Februari 2024.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kupang, Semmy Tinenti mengaku, laporan terkait kejadian tersebut sudah mereka terima via telpon melalui posko penanganan darurat.

"Laporannya sudah kami terima, kami juga akan turunkan tim untuk melakukan pemantau dan identifikasi di lokasi. Terkait bantuan tanggap darurat, kami sementara cek stok di gudang. Namun, apabila stok habis, kami tetap mencatat data korban untuk memberikan bantuan," jelas Semmy.

Kata dia bantuan tanggap darurat ini segera disalurkan setelah mengecek logistik tanggap darurat di gudang.

"Terhadap kejadian ini, kami berharap pemerintah desa dan masyarakat setempat sebagai langkah antisipasi awal memberikan bantuan tanggap darurat terlebih dahulu," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden kebakaran terjadi di Desa Penfui Timur, Kecamatana Kupang Tengah Kabupaten Kupang dimana sebuah rumah warga ludes dilahap si jago merah, Kamis 22 Februari 2024.

Penyebab kebakaran rumah berukuran 6x6 model semi permanen tersebut belum diketahui penyebabnya.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kapolsek Kupang Tengah Iptu I Nyoman Wayan Gurina Mariana membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kejadiannya siang tadi sekitar jam 12.00 wita, tidak ada korban jiwa namun barang-barang tidak berhasil diselamatkan," terangnya.

Insiden kebakaran ini pada awalnya diketahui oleh Rifan Tualaka. Saat selesai mandi ia menuju kamar tidur hendak berganti pakaian dan saat itu melihat api sudah mulai merambat pada dinding rumah hingga atap.

Baca juga: Pemdes Penfui Timur Ungkap Dugaan Penyebab Kebakaran Rumah Lambertus Tualaka

Melihat kejadian tersebut ia berteriak minta tolong namun api terus membesar dan merambat keseluruh bagian rumah hingga semuanya ludes terbakar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun tak satu pun barang yang berhasil diselamatkan, karena api tidak bisa dipadamkan serta minimnya peralatan pemadam kebakaran. (ary)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved