Penemuan Mayat di LLBK
Tolak Autopsi Jenazah, Keluarga Terima Kematian Aprianus Kiik
Aprianus Kiik berlamat di RT 010, RW 009, Dusun Tateme, Kelurahan Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Keluarga dari Aprianus Kiik, yang ditemukan tewas di perairan pantai LLBK, Kota Kupang menolak untuk dilakukan autopsi.
Keluarga menerima kematian Adrianus Kiik, karena mereka mengimani bahwa kematian itu, mungkin jalan Tuhan.
Penolakan autopsi itu disampaikan Hendrikus Frengki Asa, selaku perwakilan korban di Kupang.
"Kami menolak untuk diautopsi jenazah, dan kami pun menerima kematiannya karena mungkin ini jalan Tuhan untuk saudara kami," ungkap Frengki saat ditemui POS-KUPANG.COM di Ruang Jenazah RSB Titus Uly Kupang, Minggu 14 Januari 2024.
Baca juga: Camat Maulafa Lantik Badan Pengurus RT dan RW Kelurahan Naimata, Kota Kupang
Frengki mengatakan bahwa telah menerima hasil visum luar dari pihak RSB Titus Uly Kupang, dan hasil visumnya murni meninggal karena tenggelam di laut.
"Hasil visum luar dari dokter forensik bahwa korban meninggal karena murni tenggelam. Tidak ada kekerasan fisik maupun penganiayaan di tubuh almarhu," kata Frengki.
Sementara itu, korban akan dibawah kembali ke kediamannya di Malaka untuk dimakamkan oleh keluarga.
"Malam ini juga kami akan bawah pulang jenazah ke kampung halamannya," tambah Frengki.
Sebelumnya, Masyarakat di Kota Kupang dikejutkan dengan penemuan jenazah berjenis kelamin laki-laki di Perairan Pantai LLBK Kota Kupang, Minggu 14 Januari 2024.
Korban teridentifikasi bernama, Aprianus Kiik berlamat di RT 010, RW 009, Dusun Tateme, Kelurahan Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan RJH Manurung melalui Kasi Humas, Ipda Florensi Ibrahim Lapuisaly membenarkan informasi kejadian temuan mayat tersebut.
"Ia benar, ada temuan mayat laki-laki oleh warga di perairan pantai LLBK," kata Ipda Florensi, Minggu 14 Januari 2024.
Korban ditemukan oleh warga tepatnya dibelakang Toko Nusa Jaya dalam keadaan meninggal dunia.
Menurut Ipda Florensi, sekitar pukul 11.00 Wita piket SPKT Polsek Kelapa Lima mendapat informasi bahwa telah ditemukan mayat laki-laki di perairan pantai LLBK.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.