Berita NTT

Belanja Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi di NTT Realisasi Rp1,99 Triliun 

3 kota acuan inflasi di NTT sebesar 2,85 persen secara tahunan (yoy), sedikit meningkat dari inflasi pada Oktober 2023

Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AGUSTINA YULIAN TASINO DHEMA
KONFERENSI PERS - Konferensi Pers APBN KiTa Provinsi NTT pada Rabu, 27 Desember 2023 di Aula Lantai 3 Gedung Keuangan Negara Provinsi NTT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Hasil identifikasi belanja pemerintah pusat untuk tahun 2023 dalam rangka pengendalian inflasi telah dialokasikan Rp2,80 triliun pada 5 Kementerian Negara dan Lembaga (K/L).

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan selaku Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Catur Ariyanto Widodo mengatakan, dari sisi fiskal pemerintah juga terus berupaya untuk melakukan pengendalian inflasi terutama melalu anggaran yang dialokasikan pada 5 K/L. 

Sampai dengan 30 November 2023 telah terealisasi sebesar Rp1,99 triliun atau 71,18 persen untuk anggaran secara keseluruhan untuk inflasi untuk mendorong perbaikan infrastruktur atau mempermudah logistik dan sebagainya.

"Ada beberapa faktor yang perlu diwaspadai salah satunya adalah perkembangan inflasi yang meskipun masih termoderasi, pada Desember 2023 terlihat ada potensi kembali meninggi karena ada hari besar keagamaan,"ungkap Catur dalam Konferensi Pers APBN KiTa Provinsi NTT di Aula lantai 3 Gedung Keuangan Negara (GKN) NTT pada Rabu, 27 Desember 2023.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Guncang Kabupaten Kupang NTT, BMKG Sebut Kekuatan 5,1 Magnitudo

Pada  November 2023 tingkat inflasi gabungan 3 kota acuan inflasi di NTT sebesar 2,85 persen secara tahunan (yoy), sedikit meningkat dari inflasi pada Oktober 2023 sebesar 2,37 persen (yoy).

Inflasi NTT mengalami peningkatan pada periode November 2023 menjadi 2,85 persen, terjadi kenaikan IHK dari 111,89 pada November 2022 menjadi 115,08 pada November 2023. 

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,44 persen diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,69 persen.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan Inflasi yoy pada Kelompok Pengeluaran Makanan yaitu beras sebesar 1,11 persen, dan rokok kretek filter sebesar 0,39 persen.

Pada November 2023 gabungan 3 kota di NTT mengalami inflasi sebesar 0,37 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 114,65 pada bulan Oktober 2023 menjadi 115,08 pada November 2023.

Beras dan angkutan udara menjadi komoditas yang menyumbang andil inflasi terbesar pada bulan November yaitu masing-masing 0,1288 persen dan 0,0662 persen.
 
Pada November 2023 inflasi tertinggi dicatatkan Kota Waingapu (4,13 persen) dan terendah adalah Kota Kupang (2,59 persen).

Kenaikan tingkat inflasi terjadi pada kota Kupang dan Waingapu sedangkan pada kota Maumere terjadi penurunan.

Baca juga: Pertamina NTT Pakai Dua Sistem Angkut BBM Saat Natal dan Tahun Baru

Pada seluruh kota inflasi, kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi kelompok pengeluaran dengan peningkatan (mtm) tertinggi.(dhe)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved