Sabtu, 9 Mei 2026

Berita NTT

Target Raih Emas di PON Aceh-Sumut 2024, PASI NTT Gelar Coaching Clinic Pelatih PON

pelatih yang betul-betul memenuhi persyaratan, disiplin dan bisa melatih atlet NTT agar atletik NTT bisa kembali ke masa jayanya

Tayang:
Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
POSE BERSAMA - Pose bersama, Ketum Pengprov Pasi NTT, Theodorus Widodo bersama Ketua Harian, narasumber dan para pelatih. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pengurus Provinsi (Pengprov) PASI NTT optimis bakal memetik prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh-Sumut tahun 2024 mendatang.

Salah satu bentuk mewujudkan komitmen tersebut, PASI NTT menggelar Coaching Clinic bagi para pelatih PON yang bakal berlangsung selama 4 hari diruang Kormi GOR Flobamora NTT, Selasa 12 Desember 2023.

Kegiatan Coaching Clinic itu, PASI NTT menghadirkan narasumber nasional, Ketua Komisi Pelatih PB PASI Dr. Muhamad Nanang.

Ketua Pengprov PASI NTT, Ir. Theodorus Widodo usai membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Coaching Clinik merupakan sebuah proses untuk mematangkan para pelatih, terutama pelatih PON dalam mempersiapkan para atlet agar dapat tampil dan meraih prestasi nantinya.

Baca juga: Cegah Rabies, Ombudsman RI Perwakilan NTT Minta Warga Vaksinasi Anjing

Sementara itu, terdapat 9 orang pelatih yang akan diikutkan dalam kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini akan diikuti 9 orang pelatih, dengan harapan nantinya bisa mendapatkan pelatih yang betul-betul memenuhi persyaratan, disiplin dan bisa melatih atlet NTT agar atletik NTT bisa kembali ke masa jayanya," ungkap Theo.

Pengprov PASI kata Theo menginginkan pada PON Aceh Sumut nanti, NTT bisa kembali meraih medali emas, dan persiapan sudah dilakukan jauh sebelumnya.

"PASI NTT mungkin yang pertama menggelar Pelatda, dan ini akan berlangsung terus untuk membina para atlet," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi pelatih PB PASI Dr. Muhamad Nanang mengatakan yang akan disampaikan adalah materi untuk pelatih menengah ke atas.

"Saya Harap ada interaksi yang aktif antara pelatih dan narasumber yang terjalin baik," ujarnya.

Menurutnya pelatih harus menguasai atau memahami karakteristik atlet, sehingga perlakuannya juga harus berbeda.

"Karakteristik atlet semua tidak sama, dan penanganan atau pendekatannya pun harus berbeda, hal ini yang perlu diketahui dan dilakukan oleh seorang pelatih," jelas Nanang.

"Mudah-mudahan semua kelu kesah tersampaikan, kami akan bantu mendampingi dan menemukan formula terbaik untuk bisa membuat perencanaan pelatihan menghadapi PON tahun depan dan mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menyesuaikan dngan cepat," jelasnya.

Baca juga: Pengprov PASI NTT Gelar Kejurda 24-26 Maret 2022

Selain itu, Ketua Harian Pengprov PASI, Dr Frans sales dalam kesempatan tersebut menambahkan Coaching Clinic  merupakan langkah awal Pengprov PASI dengan melakukan lakukan kolaborasi dan bekerjasama dengan PB PASI untuk memfasilitasi coaching Clinic bagi tim pelatih PON NTT.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved