Berita Olahraga

Pengprov PASI NTT Gelar Kejurda 24-26 Maret 2022

Kejurda Atletik 2022 digelar di Stadion Oepoi, Kupang, 24-26 Maret 2022. Diikuti oleh atlet dari seluruh NTT.

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/SIPRI SEKO
Esthon Foenay 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pengprov PASI NTT terus melakukan gebrakan untuk mengembalikan prestasi atletnya yang belakangan mulai meredup. Salah satunya adalah menggelar kejuaraan daerah.

Ketua Pengprov PASI NTT, Esthon Foenay yang ditemui mengatakan, Kejurda Atletik 2022 ini akan digelar di Stadion Oepoi, Kupang, 24-26 Maret 2022. Kejurda ini, ujarnya, akan diikuti oleh atlet dari Pengkab PASI di seluruh NTT.

"Kita sudah bentuk panitia untuk gelar kejurda. Kejurdas ini sebagai langkah awal bagi Pengprov PASI NTT. Dalam tahun ini, kami juga sudah merancang kejuaraan lain seperti Sirkuit Atletik, termasuk kerja sama dengan klub atau organisai lain untuk buat kejuaraan," kata Esthon.

Sebagai cabang olahraga terukur, Esthon berharap, dengan makin seringnya kejuaraan digelar, atlet-atlet NTT makin terasah untuk meningkatkan catatan waktunya.

Dia berharap, lewat kejuaraan ini, akan muncul atlet-atlet baru yang nantinya bisa dipromosikan atau direkrut dalam program latihan khusus untuk pembinaan dan pelatihan yang lebih baik.

"Dari kejuaraan ini, kalau dari daerah ada yang bagus, kita bisa rekomendasikan untuk masuk ke PPLP, PPLD, PPLM ataupaun SKO. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membina atlet yang potensial lebih fokus," kata Esthon.

Sementara itu, dalam rapat panitia yang digelar di GOR Flobamora, Kupang, Sabtu (5/3), diketahui bahwa panitia sudah siap menggelar kejuaraan ini.

Ketua Panitia, Frans Sales mengatakan, pihaknya sudah menyurati Pengkab PASI seluruh NTT untuk mempersiapkan atletnya.

Menurut Frans, kejuaraan ini terbuka untuk umum yang berdomisili di wilayah NTT, namun harus membawa rekomendasi dari Pengkab PASI. Adapun persyaratan peserta, yakni mahasiswa, TNI, Polri ataupun masyarakat umum.

Menurutnya, kejurda ini melombakan nomor putra dan putri dengan batasan usia, 18-21 tahun.

Adapun persyaratan lainnya, yakni harus melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter di rumah sakit pemerintah. Rekomendasi dari Pengcab dan Pengkot PASI.

"Bagi official/pelatih yang tidak memenuhi persyaratan atletnya, tidak diperkenankan untuk mengikuti perlombaan," tegas Frans Sales.

Dia menambahkan, setiap nomor dilombakan apabila diikuti oleh minimal tiga orang peserta dari kabupaten/kota yang berbeda.

Jika pada saat akhir pendaftaran peserta yang terdaftar kurang dari tiga peserta, tetap dilombahkan sebagai eksebisi dan tidak terhitung dalam perolehan medali. Setiap atlet hanya boleh mengikuti 2 nomor lomba.

Adapun nomor yang dilombahkan, yakni 100m, 200m, 400m, 4x400m, 800m, 1.500m. Nomor 3.000m Steple Chase, 5.000m, 10.000m dan jalan cepat 5.000m.

"Nomor lomba ini sama untuk putra dan putri," kata Frans.

Sekretaris Panitia, Karel Muskanan, menambahkan, kejuaraan ini mengggunakan peraturan perlombaan yang diadopsi dari IAAF Competitin Rules 2019-2021.

"Semua syarat sudah kami kirim ke kabupaten dan kota. Mudah-mudahan para pengurus bisa mempersiapkan atletnya secara administrasi maupun kesiapannya untuk mengikuti lomba dengan baik," kata Karel. **

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved