Berita NTT

Gabungan 3 Kota di NTT Alami Inflasi pada Oktober 2023

Beras menjadi faktor utama pendorong inflasi di tengah belum masuknya masa panen di sejumlah daerah pemasok.

Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Oby Lewanmeru
zoom-inlihat foto Gabungan 3 Kota di NTT Alami Inflasi pada Oktober 2023
POS-KUPANG.COM/HO
Donny Heatubun

Akselerasi program pengendalian inflasi perlu terus didorong melalui penguatan sinergi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai wilayah.

Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Provinsi NTT menunjukkan komitmen tersebut melalui sinergi program pengendalian inflasi.

Upaya yang telah dilakukan sepanjang bulan Oktober antara lain rapat koordinasi TPID kabupaten/kota dan provinsi di NTT bersama Kemendagri, rapat koordinasi TPID Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Timur, pemasangan LED (display harga) di 3 pasar utama Kota Kupang,sidak pasar dan operasi pasar murah di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Nagekeo, Sabu Raijua, Sumba Timur,Sumba Barat, Sumba Tengah, Ende,Sikka,Manggarai, dan Manggarai Timur, gerakan pangan murah di Kab. Manggarai, Timor Tengah Utara, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Ende, dan Manggarai Barat, serta penandatanganan MoU dan PKS pengendalian hama belalang dan Expo Hortikultura Sekolah Lapang "Rumah Kita".

Baca juga: BPS NTT Gelar Sosialisasi Proyeksi Penduduk Kabupaten dan Kota 2020-2035

Bank Indonesia mengapresiasi peran aktif seluruh pihak yang terus melakukan sinergi dan kolaborasi dalam melakukan extra effort koordinasi kebijakan pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di seluruh NTT.

Berkat kerja keras seluruh stakeholders,kita telah berhasil memperoleh penghargaan TPID Awards pada tahun ini untuk kategori TPID Provinsi Terbaik(TPID Provinsi NTT), TPID Kabupaten/Kota IHK Terbaik (TPID Kota Kupang), dan TPID Kabupaten/Kota Non IHK Terbaik (TPID Kabupaten Sabu Raijua), serta penghargaan SPHP Awards untuk kategori kabupaten/kota inflasi terendah yang diperoleh oleh Kabupaten Sumba Timur. 

Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan inflasi IHK dapat tetap terjaga dalam sasaran 3,0±1 persen pada akhir 2023. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi guna memastikan terkendalinya inflasi tersebut. (dhe)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved