KKB Papua
Senjata Api Terbatas, KKB Papua Gunakan Anak Panah Serang Pekerja Puskesmas
Lantaran senjata api yang dimiliki demikian terbatas, anggota KKB Papua kini menggunakan busur dan anak panah untuk menyerang warga sipil. Simak Ini.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
Dalam serangan tersebut, tercatat seorang pekerja bangunan tewas terkena tembakan. Sementara dua pekerja lainnya menderita luka-luka karena terkena anak panah.
Informasi yang berkembang menyebutkan, bahwa penyerangan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Saat itu, para pekerja bangunan sedang larut dalam kesibukannya.
Dalam kondisi itulah awak KKB Papua tiba-tiba datang dan langsung menyerang. Serangan itu mengakibatkan seorang pekerja Puskesmas tewas meregang nyawa. Sedangkan dua pekerja lainnya terluka karena tebasan benda tajam.
Terungkap kabar, bahwa ketika pekerja puskemas itu melarikan diri, ada di antaranya yang langsung melaporkan peristiwa penyerangan tersebut ke Pos Komando Taktis Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan.
Atas laporan itulah, sehingga aparat keamanan yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz, langsung terjun ke lapangan untuk menghalau serangan tersebut.
Namun, kedatangan aparat keamanan tersebut tak lagi menjumpai anggota KKB Papua yang melancarkan aksinya tersebut. Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut, telah lari meninggalkan lokasi kejadian.
Baca juga: Meski Ditembak KKB Papua, 25 Pendulang Emas di Yahukimo Berhasil Diselamatkan TNI Polri
Baca juga: Kapolda Papua Perintahkan Jajarannya: Cepat Kejar KKB Papua, Tangkap dan Proseshukumkan
Belum diketahui pasti ke arah mana anggota KKB Papua tersebut melarikan diri. Namun kuat dugaan, para kriminalis itu terus bergerak seturut perintah.
Pasalnya, dari aksi-aksi yang dilakukannya, terkesan mereka terorganisir secara baik. Itu terlihat dari model pergerakannya yang selalu bersama-sama, baik dalam jumlah yang cukup banyak maupun dalam jumlah kecil. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS