Berita Alor

49 Warga Otvai Alor Terima BLT Kemiskinan Ekstrem Tahap III

Terkait stunting dan gizi buruk, Djakaria meminta semua pihak untuk turut berperan mengatasi masalah ini.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
BANTUAN - 49 Keluraga Penerima Manfaat (KPM) Desa Otvai, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemiskinan Ekstrem tahap III untuk bulan Juli, Agustus, September 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Sebanyak 49 Keluraga Penerima Manfaat (KPM) Desa Otvai, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kemiskinan Ekstrem tahap III untuk bulan Juli, Agustus, September 2023.

Camat Alor Barat Laut, Djakaria Djawa, S.Sos mengingatkan penerima bantuan agar tidak hanya berharap pada bantuan tetapi juga memenuhi kebutuhan hidup dengan cara berkebun.

"Sekarang ini di wiayah Alor Barat laut sudah mulai terjadi kelaparan. Nelayan satu minggu cuma dapat 5-7 ekor ikan, kemudian ketahanan pangan lokal mulai menipis. Jagung, ubi, pisang semakin hari semangkjn langkah. Hari ini saya sampaikan kepada bapak mama penerima bantuan agar juga disampakkan kepada anak muda di rumah untuk berkebun, kalah tidak semua bantuan ini saya hentikan sementara sampai bapak mama berkebun biar hanya tanaman di kebun yang kecil juga yang penting ada tanam pangan lokal," ujarnya, Rabu 11 Oktober 2023 di Aula Kantor Desa Otvai.

Baca juga: Kunjungan Kerja ke Desa Ternate Camat Alor Barat Laut Ingatkan Masyarakat Tentang Pangan

Menurut Djakaria, langkah yang diambilnya bukan untuk menghilangkan bantuan BLT atau bantuan lain yang, tetapi untuk mendisiplinkan masyarakat agar tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

"Bukan berarti saya sebagai Camat menghilangkan bantuan, saya tidak punya hak untuk itu. Tetapi sebagai kepala wilayah saya mengambil langkah strategis pengendalian secara baik agar penerima bantuan juga berkebun. Hal ini juga saya sampaikan di Desa Pulau Buaya dan Ternate," ungkapnya.

Selain itu, Camat juga menyampaikan beberapa gerakan yang akan dilaksanakann sepanjang 2023 yakni gerakan masuk kebun, anti narkoba dan desa anti miras.

"Kita akan buat gerakan masuk kebun. Oleh karena itu bapak mama penerima bantuan, bantuan ini sifatnya stimulan. Nanti kuta akan lihat musim tanam ini untuk bersama-sama mensukseskan gerakan masuk kebun dan menanam pangan lokal. Selain itu kita juga akan membentuk desa anti narkoba dan alkohol. Desa otvai harus memulai tunjukan pada desa yang lain bahwa kita siap,"  terang Djakaria.

Baca juga: Polres Alor Limpahkan Berkas Kasus Pencabulan 5 Anak ke Kejari Alor

Terkait stunting dan gizi buruk, Djakaria meminta semua pihak untuk turut berperan mengatasi masalah ini.

"Untuk stunting dan gizi buruk harus ada kemauan, harus datang dari lini terdepan yakni RT/RW. Anak gizi buruk harus di data dan diantar ke posyandu, bekerjasama dengab Kaur desa, PKK, dan semua lini yang ada. Makanan yang sudah dikemas bagi anak gizi buruk dan stunting, harus di makan. Jangan sampai karena kurangnya pengawasan, bapak dan mama yang makan Iini kita harus tertib. Secara medis semua juknisnya sudah ada, semua lini harus siap. Khusus ibu hamil saya minta harus atur jarak kelahiran," tegasnya.

Pada pembagian bantuan tersebut, Djakaria juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak baik perangkat kecamatan, desa, pendamping, kepala puskesmas, dan lembaga lainnya yang terus bersama dengan Camat melakukan kunjungan kerja sekaligus pembagian bantuan ke desa-desa. Dia juga memaparkan sejumlah agenda yang akan dijalankan oleh pemerintah kecamatan menuju akhir tahun.

Baca juga: PT. Pos Salurkan Bantuan Bagi 2.941 Anak Stunting di Alor

Sebagai pemimpin wilayah, Djakaria juga mengingatkan kepada perangkat kecamatan dan desa agar tidak terlibat politik praktis.

"Sekarang sudah memasuki tahun pemilu saya minta kepada perangkat desa dan kecamatan agar tidak terlibat politik praktis. Selain itu, saat ini Alor Barat Laut adalah daerah wisata ke 2 setelah Labuan Bajo untuk tingkat Provinsi NTT. Mari kita jaga keamanan dan kita ciptakan daerah pariwisata yang bagus agar nanti kalau ada pertemuan tingkat nasional di Alor kita adakan di Kecamatan ini sekaligus membawa orang-orang dari provinsi dan nasional mengunjungi daerah wisata kita," pungkasnya. (cr19)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved