PMI Ilegal Flores Timur Meninggal

Jenazah PMI Ilegal Asal Flores Timur Tiba di Rumah Duka

korban tewas akibat kecelakaan di tempat kerja. Ia jatuh ke dalam jurang bersama alat berat.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK WULANGGITANG
JENAZAH - Jenazah Mateus, PMI non prosedural yang tewas di Malaysia sudah tiba di rumau duka di Desa Riangbara, Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Jenazah Mateus Kuka Hodo, Pekerja Migran Indonesia atau PMI jalur non prosedural alias ilegal sudah tiba di rumah duka Desa Riangbara, Kecamatan Ilebura, Kabupaten Flores Timur, Jumat 6 Oktober 2023 pagi.

Kapolsek Wulanggitang, Iptu Nyoman Karwadi, menyebutkan korban mulanya diberangkatkan dari Malaysia ke RSUD W.Z Johanes Kupang.

Dari Ibu Kota Provinsi NTT, jenazah kemudian dimuat dalam Kapal Fery ke Larantuka pada, Kamis 5 Oktober 2023 kemarin.

"Jenazahnya tiba pagi tadi dan sudah diserahkan ke keluarganya di Desa Riangbara (Riangbaring)," katanya kepada wartawan.

Baca juga: SMP PGRI Larantuka Flores Timur Implementasi Kurikulum Merdeka

Nyoman bersama anggotanya menggotong peti jenazah dari mobil ke rumah duka. Isak tangis keluarga dan kerabatnya pecah saat menyaksikan kotak biru terbungkus plastik bening itu.

Nyoman menerangkan, korban tewas akibat kecelakaan di tempat kerja. Ia jatuh ke dalam jurang bersama alat berat.

Polisi awalnya mendapatkan informasi soal kasus itu kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).

Dijelaskan, Mateus Luka Hodo mulanya berangkat dari kampung halamannya menuju Pontianak dan selanjutnya ke Malaysia tahun 1994.

Mateus merantau ke Malaysia secara pribadi lewat bantuan keluarga yang telah bekerja di sana.

Selama merantau, Mateus sudah empat kali pulang kampung. Kedatangannya yang terakhir terjadi pada bulan September 2023.

Kematian Mateus menambah kasus PMI non prosedural atau jalur ilegal yang pergi merantau dalam keadaan sehat, namun pulangnya sudah tak bernyawa.

Baca juga: Pemdes Hokeng Jaya Aktifkan KSP Bhineka, Lawan Rentenir Berkedok Koperasi di Flores Timur

Kampung halaman Mateus berada di jalur selatan Flores Timur. Ia pergi merantau sejak tahun 1994 atau 29 tahun yang lalu.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved