PMI Ilegal Flores Timur Meninggal

Riwayat PMI Ilegal Asal Flores Timur Tewas Terjatuh dalam Jurang

Mateus Luka Hodo mulanya berangkat dari kampung halamannya menuju Pontianak dan selanjutnya ke Malaysia tahun 1994.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-POLSEK WULANGGITANG
JENAZAH - Jenazah PMI ilegal asal Flores Timur, Provinsi NTT, Mateus Kuka Hodo meninggal di Malaysia 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Mateus Kuka Hodo (46), Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural alias jalur ilegal asal Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT meninggal dunia di Malaysia.

Warga Desa Riangbura, Kecamatan Ilebura itu dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan di tempat kerja. Ia terjatuh dalam jurang bersamaan dengan alat berat.

Kapolsek Wulanggitang, Iptu Nyoman Karwadi, memberikan riwayat singkat terkait keberangkatan korban dari kampung ke tempat perantauan.

Riwayat itu diperolehnya usai melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) di kampung halaman korban, dibantu Kanit IK Polsek Wulanggitang, Aipda Damianus Hera, bersama Bhabinkamtibmas Desa Riangbura, Bripka Paulus Bura Hajon.

Baca juga: Pemdes Hokeng Jaya Aktifkan KSP Bhineka, Lawan Rentenir Berkedok Koperasi di Flores Timur

"Sumber yang diperoleh itu dari Kepala Desa Riangbura, adik dan kakak kandung korban, dan beberapa keluarganya," katanya, Kamis 5 Oktober 2023.

Dijelaskan, Mateus Luka Hodo mulanya berangkat dari kampung halamannya menuju Pontianak dan selanjutnya ke Malaysia tahun 1994.

Mateus merantau ke Malaysia secara pribadi lewat bantuan keluarga yang telah bekerja di sana.

Selama 29 tahun merantau, Mateus sudah empat kali pulang kampung. Kedatangannya yang terakhir terjadi pada bulan September 2023.

"Bulan september 2022, korban sempat pulang untuk menghadiri pesta perak kakak kandungnya atas nama, Pater Andreas Hodo,SVD," katanya.

Selesai syukuran 25 tahun imamat itu, pada tanggal 23 Januari 2023 ia kembali merantau ke Serawak, Malaysia.

Naasnya, setahun kembali mencari "sesuap nasi" di tanah rantau, Mateus mengalami kecelakaan hingga meregang nyawa.

Adik kandungnya, Yohanes Tawan Hodo, mendapat informasi lewat telepon genggam (hp) bahwa saudaranya tewas setelah jatuh dalam jurang.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved