Breaking News
Minggu, 26 April 2026

Lahan Sawah di Lembor Terbakar

BREAKING NEWS: Dua Hektar Lahan Sawah di Lembor Manggarai Barat Terbakar

Pihaknya bersama TNI dan masyarakat langsung melakukan pemadaman api. Beruntung api bisa cepat ditangani sebelum semakin meluas.

Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
TERBAKAR - Petugas dari TNI dan Polri di Kecamatan Lembor, Manggarai Barat mencoba memadamkan api di lahan sawah yang terbakar. Mereka memadamkan api secara manual. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Dua hektare lahan sawah di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terbakar. Kebakaran itu terjadi para Rabu 27 September 2023 siang.

Ketiadaan air membuat aparat TNI-Polri beserta warga kesulitan memadamkan api, terpaksa api dipadamkan dengan cara dipukul menggunakan ranting pohon. Kerja keras petugas bersama warga membuahkan hasil, api berhasil dipadamkan.

"Lahan yang terbakar itu tidak produktif, api hanya membakar ilalang yang mengering," jelas Kapolsek Lembor IPDA Yostan Alexandria Lobang, Kamis 28 September 2023.

Baca juga: Polsek Lembor Manggarai Barat Bangun Sinergitas Bersama Media

Saat terjadinya kebakaran, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian, sekira pukul 14.00 Wita. Di lokasi terlihat kobaran api yang mulai membesar dan meluas. Kebakaran lahan itu baru pertama kali terjadi di kawasan persawahan Lembor.

"Memang kami terkendala dengan ketersediaan sumber air, sarana dan prasarana, tetapi berupaya semaksimal bisa memadamkan api," katanya.

Pihaknya bersama TNI dan masyarakat langsung melakukan pemadaman api. Beruntung api bisa cepat ditangani sebelum semakin meluas.

Baca juga: Polres Manggarai Barat Bangun Taman Baca di Lembor, Edukasi Kebiasaan Anak Membaca Sejak Dini

"Api berhasil dipadamkan sekira pukul 16.00 Wita," ungkap dia.

Ia menyebut, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, akan tetapi dua unit pondok milik warga yang berada di tengah persawahan tersebut hangus terbakar. Penyebab kebakaran belum diketahui pasti.

Lebih lanjut, Yostan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan bencana kebakaran selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak beraktivitas dengan api di sekitar lahan kering dan selalu mengecek instalasi listrik di rumahnya.

Kedepan pihaknya akan lebih masif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla. Upaya ini sebagai tindakan preventif untuk menghindari terjadinya kebakaran yang lebih besar. (uka)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved