Berita Belu
Bupati Belu Bersama Ketua TP-PKK Serahkan Bantuan Posyandu Kit dan Antropometri di 446 Posyandu
menurunkan angka stunting, Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan ekstrim ditengah masyarakat.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dra. Freny Sumantri Taolin menyerahkan sejumlah bantuan ke posyandu di Kabupaten Belu.
Bantuan tersebut sebagai upaya dalam menunjang kelengkapan alat di 446 posyandu yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Belu, serta menekan angka stunting.
Penyerahan bantuan ini berupa posyandu kit, alat Antropometri dan bantuan dana PMT bagi anak stunting dari alumni Fakultas Kedokteran UGM Generasi 81 yang dilaksanakan di Posyandu Wekatimun A, Puskesmas Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten III Setda Belu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, drg. Ansilla Mutty, para Pimpinan OPD, Camat Atambua Barat, Hendricus A. Andrada dan Forkopimda.
Baca juga: 446 Posyandu di Belu Kini Ukur Balita dengan Alat Antropometri
Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin, menyampaikan bahwa Pemerintah terus berusaha menekan angka stunting sehingga anak-anak di Kabupaten Belu bisa keluar dari keadaan stunting itu sendiri.
"Pemerintah berencana untuk mendeteksi sejak kehamilan ibu sampai kelahiran dan perlakuan sehari-hari kepada anak-anak. Memang ada faktor penyakit yang mempengaruhi stunting, tetapi itu tidak banyak. Kita akan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk menurunkan angka stunting demi masa depan anak-anak yang baik," ujarnya. Kamis 31 Agustus 2023.
Bupati Belu mengatakan bahwa selain menurunkan angka stunting, Pemerintah terus berupaya menurunkan angka kemiskinan ekstrim ditengah masyarakat.
Terkait dengan bantuan posyandu Kit dan alat Antropometri yang diberikan bagi 446 posyandu semua harga sesuai di e-catalog.
Oleh karena itu, kata dia bantuan yang hari ini diberikan merupakan stimulan untuk para orang tua memberikan perhatian lebih bagi anak-anak.
"Dengan bantuan yang diberikan semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam memperhatikan tumbuh kembang anak-anak kita di Kabupaten Belu. Para petugas juga segera mengecek ke rekeningnya dana PMT bagi anak stunting yang sudah ditransfer," tegas Agustinus Taolin.
Baca juga: Tiga Anggota Bawaslu Belu Periode 2023-2028 Komit Kawal dan Tegakkan Keadilan Pemilu 2024
Terhadap bantuan yang ada, Bupati Belu juga meminta kepada para petugas untuk menggunakan dan menjadi peralatan yang ada sehingga bisa bertahan dalam waktu yang lama.
"Tolong para petugas menjaga dan merawat bantuan yang ada. Untuk bahan-bahan habis pakai bisa diminta ke Puskesmas setempat," ujarnya.
Sementara Bunda Freny Sumantri Taolin selaku Ketua TP PKK kabupaten Belu menguraikan pengadaan posyandu Kit direncanakan sejak tahun 2021 yang lalu saat awal kunjungan dirinya bersama Wakil Ketua TP PKK kabupaten Belu, Rinawati Haleserens bersama seluruh TP PKK di Kabupaten Belu.
"Saat kunjungan ke posyandu-posyandu kami melihat untuk perlu mendapatkan perhatian peralatan yang memadai dalam pelayanan kader terhadap anak-anak. Puji Tuhan alat ini bisa diberikan bukan untuk beberapa tetapi seluruh posyandu di Kabupaten Belu," pungkasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.