Berita Timor Tengah Utara
Usut Laporan Kematian Kades Fatutasu Terpilih, Polres TTU Masih Menanti Hasil Autopsi Puslabfor Bali
Kades terpilih Fatutasu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, ini berdasarkan laporan keluarga, diduga meninggal tidak wajar
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kapolres Timor Tengah Utara melalui Kasatreskrim Polres TTU, Iptu Djoni Boro, S. H mengatakan, Polres TTU saat ini sedang menanti hasil autopsi jenazah Kepala Desa Terpilih Fatutasu, Yanuarius Badj dari Pusat Laboratorium Forensik di Bali.
Organ tubuh korban, lanjutnya, telah diambil oleh pihak Tim Dokter Forensik RS Bhayangkara dibantu pihak kepolisian Polres TTU berdasarkan permintaan autopsi keluarga korban beberapa waktu lalu untuk kepentingan otopsi.
"Jadi kita masih menunggu hasil dari Puslabfor Bali. Mungkin dalam waktu dekat," ujarnya saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Sabtu, 5 Agustus 2023.
Baca juga: Geledah Kantor BPBD, Tim Penyidik Kejari Timor Tengah Utara Sita142 Dokumen
Kades terpilih Desa Fatutasu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU, Provinsi NTT ini berdasarkan laporan keluarga, diduga meninggal tidak wajar pasca mengonsumsi miras bersama rekan-rekannya.
Menurutnya, hasil pemeriksaan Tim Pusat Laboratorium Forensik Bali ini akan menentukan penyebab korban meninggal dunia. Pasalnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sebelumnya diberitakan, Tim Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kupang melakukan autopsi terhadap jenazah Calon Kepala Desa (Cakades) Fatutasu terpilih almahrum Yanuarius Badj. Jenazah almarhum diautopsi pasca pihak keluarga melaporkan dugaan kematian tidak wajar yang bersangkutan beberapa waktu lalu di Kantor Polres Timor Tengah Utara.
Baca juga: Kondisi Terkini Gadis Asal Timor Tengah Utara Korban Rudapaksa 13 Pria Bejat di Kota Kupang
Pelaksanaan autopsi pada, Selasa, 20 Juni 2023 ini berlangsung di Desa Fatutasu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Autopsi terhadap jenazah almarhum Yanuarius Badj ini dipimpin langsung oleh AKBP Edy Hasibuan yang memakan waktu kurang lebih 1 jam.
Turut ambil bagian dalam kegiatan ini, Kasatreskrim Polres Timor Tengah Utara, Iptu Djoni Boro, Kapolsek Miomaffo Barat, Ipda Putu Ediarta beserta jajaran. Pelaksanaan autopsi jenazah Calon Kepala Desa (Cakades) Fatutasu terpilih berlangsung lancar dan aman.
Saat diwawancarai, Kasatreskrim Polres Timor Tengah Utara, Iptu Djoni Boro, S. H mengatakan, autopsi ini terselenggara berkat koordinasi antara Polres TTU dan Tim Forensik RS Bhayangkara Kupang.
Baca juga: Tim Serigala Polsek Kelapa Lima Ciduk 7 Pelaku Rudapaksa Gadis Asal Timor Tengah Utara
"Yang mana sesuai dengan laporan permintaan daripada keluarga korban untuk dilakukan autopsi," ucapnya.
Pasalnya, kata Iptu Djoni, keluarga menduga almahrum meninggal tidak wajar. Polres Timor Tengah Utara berkomitmen dan konsisten melayani permintaan masyarakat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres TTU berkoordinasi dengan Tim Dokter Forensik dari RS Bhayangkara Kupang untuk melakukan autopsi.
Dalam autopsi terhadap jenazah korban, lanjutnya, sampel hati, ginjal, lambung dan otak korban diambil untuk dilakukan uji laboratorium di Bali. Pengambilan sampel organ tubuh korban ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab kematian korban.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gadis Asal Timor Tengah Utara Korban Rudapaksa 13 Pria Bejat di Kota Kupang
Ia menegaskan, informasi mengenai penyebab kematian korban akan diterima oleh pihak kepolisian Polres TTU dalam kurun waktu kurang lebih dua Minggu hingga satu bulan bahkan lebih.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.