Politani Kupang
Direktur Politani Negeri Kupang Lepas 28 Mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
program Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah salah satu bentuk program di bawah bingkai Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Direktur Politeknik Pertanian atau Politani Negeri Kupang, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc melepaskan 28 mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPM) 3, dengan Motto "Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya" di Gedung Studen Center Politani Negeri Kupang, Kamis 3 Agustus 2023.
Johanis Jermias menyampaikan, program Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah salah satu bentuk program di bawah bingkai Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan.
"Program ini adalah salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar satu semester di luar kampus Politani Kupang. Setelah mereka pulang, proses pencapaian mereka di luar itu dihitung 20 SKS di internal Politani," ungkapnya.
Baca juga: Tim Prodi Kesehatan Hewan Politani Kupang Door to Door Tangani Ternak Warga Kuaklalo
Tahun ini, kata Johanis Jermias, Politeknik di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi diberikan kesempatan untuk ikut mendaftar. Dimana program tersebut disebut PMM 3, karena PMM 1 dan 2 hanya khusus untuk Universitas saja.
"Dari kesempatan PMM 3 ini ada banyak yang mendaftar sekitan 60-an dan diseleksi oleh Kementerian dan Politani, sehingga terdapat 28 mahasiswa yang dinyatakan lulus oleh Kementerian dan Politani," katanya.
Johanis Jermias menyebutkan, bagi 28 mahasiswa yang dinyatakan lulus dan akan mengikuti program tersebut akan tersebar di 4 Perguruan Tinggi di luar NTT yaitu 1 orang di Politeknik Negeri Batam, 4 orang di Universitas Padjajaran Bandung, 1 orang di Institut Pertanian Bogor (IPB Bogor) dan 22 orang lainnya di Politeknik Pertanian Payakumbu.
Baca juga: Prodi PPLK Politani Kupang Bantu Petani Olah Limbah Hewan Menjadi Pupuk Bokasi
"Disana mereka akan beraktifitas sampai dengan Bulan Januari untuk mengikuti program yang disediakan oleh penyelenggara kegiatan. Mereka sudah tahu aktivitas di sana termasuk mempelajari budaya setempat di luar belajar . Ini tentu akan memperkaya pengetahuan mereka, baik komunikasi, kemampuan berinteraksi, mengenal budaya orang lain dan lainnya," tuturnya.
Menurut Johanis Jermias, melalui pengalaman tersebut, akan memperkaya skill para mahasiswa di masa depan .
"Kita tahu bahwa modal hard skill saja tidak cukup. Walaupun mendapatkan IPK tinggi, kalau soft skill kurang akan mengalami ketidakcukupan," katanya.
Baca juga: Prodi Manajemen SDH Politani Kenalkan Sistem Agrosilvopastural di Kelompok Tani Nisa Naikeba Fatukoa
Johanis berharap, para peserta bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik. Sehingga, apa yang menjadi tujuan PMM bisa dicapai terkait dengan kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, mengetahui budaya orang lain sesuai dengan mottonya yaitu bertukar sementara, Bermakna selamanya.
"Jadi ini akan menjadi modal bagi mereka untuk masa depan mereka dalam hal berteman dengan orang lain di luar NTT," tambahnya.
Dia menambahkan, Program tersebut juga dibiayai oleh Kementerian Pendidikan baik dari biaya Perjalananya (transportasi), biaya hidup maupun biaya pendidikan di kampus tujuan.
Baca juga: Prodi Teknologi Rekayasa Pangan Politani Negeri Kupang Gelar Program PIM di Kelurahan Naioni
Sementara itu, Koordinator PMM Politani Negeri Kupang, Arnol menyebutkan, mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut masing-masing dari Semester 3, 5 dan 7 dengan jumlah 28 orang dari 4 Jurusan yaitu Jurusan Peternakan, MPLK, TPH dan Perikanan.
Salah seorang mahasiswa yang mengikuti Program PMM, Freny Nos mahasiswi semester 7 menyampaikan alasan dirinya tertarik dengan kegiatan PMM.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.