Politani Kupang
Tim Prodi Kesehatan Hewan Politani Kupang Door to Door Tangani Ternak Warga Kuaklalo
Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan Prodi Kesehatan Hewan Politani Kupang merespon permintaan warga Desa Kuaklalo
Penulis: Ray Rebon | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Tim dosen Program Studi atau Prodi Kesehatan Hewan Politeknik Pertanian Negeri Kupang atau Politani Kupang, melakukan pelayanan kesehatan terhadap ratusan ternak hewan milik warga masyarakat di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan Prodi Kesehatan Hewan Politani Kupang merespon permintaan warga Desa Kuaklalo untuk memberikan pelayan kesehatan terhadap hewan ternak warga di sana.
Beberapa bentuk pelayanan yang diberikan antara lain; pemberian vitamin, antibiotik dan obat cacing secara gratis kepada sejumlah ternak sapi, babi, anjing dan kambing di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Sabtu 29 Juli 2023 kemarin.
Baca juga: Prodi PPLK Politani Kupang Bantu Petani Olah Limbah Hewan Menjadi Pupuk Bokasi
Ketua Tim Prodi Kesehatan Masyarakat, drh. Novianti Neliyani Toelle, M.Sc mengatakan bahwa kegiatan pelayanan tersebut merupakan bentuk kepedulian Politani Kupang terhadap masyarakat, khususnya untuk kesehatan hewan masyarakat.
"Tujuannya untuk memberikan pelayanan kesehatan pada ternak dan hewan kesayangan, agar mencegah penyakit ternak seperti ASF, Thelaziasis, rabies, dan penyakit mulut dan kuku (PMK)," ujarnya.
Novianti menjelaskan sebelum kegiatan penyuntikan, dimulai dengan penyuluhan kesehatan hewan agar masyarakat puny kesadaran mengenai manajemen kesehatan dan pentingnya pelayanan kesehatan bagi ternak.
Baca juga: Prodi Manajemen SDH Politani Kenalkan Sistem Agrosilvopastural di Kelompok Tani Nisa Naikeba Fatukoa
Novianti merinci tenak sapi yang diberikan obat berjumlah 100 ekor, babi 100 ekor, anjing dan babi sekitar 50 ekor yang diikuti oleh 15 orang dosen, 12 orang teknisi dan 10 orang mahasiswa.
"Kami door to door, jadi bila ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan untuk hewan mereka, langsung kami berikan obat untuk ternaknya," jelasnya.
Novianti menerangkan bila masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan hewan, langsung bersurat ke Direktur Politani Kupang sehingga didisposisi ke Prodi Kesehatan Hewan.
Baca juga: Prodi Teknologi Rekayasa Pangan Politani Negeri Kupang Gelar Program PIM di Kelurahan Naioni
"Kalau surat sudah masuk, itu langsung kami turun lapangan untuk penanganan. Selain itu juga kami selau siap mendapingi masyarakat saat mau beternak dan sebagainya," katanya.
Novianti meyakini sejumlah ternak babi, kambing, dan sapi sudah layak diperjualbelikan yang ditandai dengan tidak adanya tanda-tanda sedang terinfeksi penyakit, baik menular dan tidak menular.
"Ini sudah layak diperjualbelikan dan statusnya aman karena tidak ada tanda-tanda adanya penyakit PMK, ASF, dan rabies tetapi saya menyarankan agar manajemen kesehatan hewan perlu ditingkatkan sehingga ternaknya tidak mudah terserang penyakit," imbuhnya.
Baca juga: Camat Kelapa Lima Gandeng Dosen Politani Kupang Ciptakan Mesin Penghancur Sampah Plastik
Sementara Ketua RT 01, Desa Kuaklalo Arnoldus Nainupu mengatakan sangat bersyukur dengan kehadiran dari para dosen dan mahasiswa Kesehatan Hewan Politani Kupang karena sudah melakukan pelayanan kesehatan secara gratis.
"Karena pada 2021 itu kami mendapat wabah ASF yang menyebabkan ternak babi di Desa Kuaklalo mengalami kematian sehingga kami sangat bersyukur ketika dapat pelayanan dari bapak dan ibu dosen.
Arnoldus berharap semoga kedepannya tetap dilakukan pelayanan kesehatan hewan sehingga dapat menekan angka kematian ternak yang disebabkan oleh penyakit.
"Semoga pelayanannya jangan cuman ini hari saja tapi seterusnya agar ternak kami mendapat pelayanan kesehatan," tambahnya. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.