Nasional
Nataga Raihawu Industry Siap Penuhi Kebutuhan Garam NTT
Denny de Mita, Owner PT Nataga Raihawu Industry, siap memenuhi kebutuhan garam untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Denny de Mita, Owner PT Nataga Raihawu Industry, siap memenuhi kebutuhan garam untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur. Kesiapan itu terungkap setelah perusahaan tersebut kini rutin memproduksi garam di Kabupaten Sabu Raijua.
Hal itu disampaikan Denny de Mita melalui Marthen Dira Tome, Mantan Bupati Sabu Raijua kepada Pos-Kupang.Com dari Sabu Raijua ke Kupang, Kamis 3 Juli 2023 pagi. Saat itu, Marthen Dira Tome didampingi Direktur PT Nataga Raihawu Industry, Robby Mita.
Marthen Dira Tome merupakan figur perintis dan pengembangan industri garam di kabupaten tersebut. Berbekal pengalamannya saat menjadi Bupati Sabu Raijua, kini ia menghidupkan kembali potensi garam Sabu Raijua yang selama ini tak dikelolah pemerintah setempat.
Dikatakannya, saat ini manajemen Nataga Raihawu Industry telah merekrut 90 orang untuk bekerja sebagai karyawan di perusahaan tersebut.
Bagi 90 karyawan tersebut, lanjut Marthen Dira Tome, pada Selasa 2 Agustus 2023, diserahkan buku tabungan dari Bank BRI. Melalui buku tabungan itulah, upah karyawan akan ditransfer setiap bulan.
Tujuan lainnya, adalah mendekatkan para pekerja dengan lembaga-lembaga keuangan. Dengan begitu, karyawan perusahaan mulai terbiasa dengan dunia perbankan.
Saat ini, kata Marthen Dira Tome, lahan garam yang digarap Nataga Raihawu Industry baru 15 hektare luasnya. Namun dari jumlah tersebut, volume garam yang dihasilkan sudah mencapai ratusan ton setiap bulan.
Bahkan mulai Agustus 2023 ini, volume produksi garam Nataga Raihawu Industry akan meningkat sangat drastis mencapai ribuan ton. “Ini akan terjadi mulai Agustus 2023 ini,” tandas Bupati Sabu Raijua dua periode berturut-turut mulai 2011 itu.
Marthen Dira Tome juga memberi apresiasi kepada para pekerja, karena berkat kerja kerasnya, PT Nataga Raihawu Industry mengalami progress yang menggembirakan.
Terkait hak-hak karyawan, Marthen Dira Tome menyebutkan bahwa manajemen tak pernah menutup mata. Upah karyawan yang diberikan, sama besarnya dengan gaji tenaga honor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.

Upah karyawan itu, katanya, tidak disetor tunai kepada masing-masing orang tetapi ditransfer melalui bank. Dan, Bank BRI yang dipilih untuk kepentingan itu.
Selain upah yang diberikan setara gaji honor para pegawai honor di Kabupaten Sabu Raijua, semua karyawan juga menjadi peserta Ketenagakerjaan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).
BPJS merupakan badan hukum publik yang bertanggungjawab menyelenggarakan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sesuai rencana kerja perusahaan, lanjut Marthen Dira Tome, hingga Desember 2023 mendatang, lahan garam yang dikelolah sudah mencapai 50 hektare. Sementara jumlah tenaga kerja yang akan dipekerjakan mencapai 500 orang.
Upaya perluasan lahan garam itu, katanya, untuk mewujudkan target produksi mencapai ribuan ton setiap bulan, meski hal tersebut sesungguhnya belum bisa menjawabi kebutuhan garam masyarakat di daerah ini.
Denny De Mita
Owner PT Nataga Raihawu Industry
Nusa Tenggara Timur
Kabupaten Sabu Raijua
Marthen Dira Tome
Mantan Bupati Sabu Raijua
Nataga Raihawu Industry
Tanah Air
Korban Gempa Myanmar Mencapai 2.600, BNPB Sebut Bantuan dari Indonesia Dikirim |
![]() |
---|
Mengejutkan, Ada Pejabat di Papua Berusaha Sembunyikan Masalah Kelaparan,Begini Kata Menko PMK |
![]() |
---|
Rocky Gerung Segera Duduk di Kursi Pesakitan, Sidang Diagendakan 22 Agustus 2023 |
![]() |
---|
Sosiolog Ini Ungkap Kegundahan Atas Rocky Gerung: : Apakah Mahasiswa akan Bela? |
![]() |
---|
Darwis Triadi Marahi Rocky Gerung: Saya Marah Bukan Karena Saya Pro Jokowi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.