Berita Flores Timur
Jelang Hari Perdagangan Orang, Ratusan Warga Wulanggitang Datangi Kantor Polisi
Aksi itu digelar untuk menyatakan sikap melawan kasus TPPO, sekaligus berkabung lantaran Flores Timur menjadi daerah dengan kasus TPPO terbanyak
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Ratusan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores memadati Polsek Wulanggitang, Jumat 28 Juli 2023.
Mereka datang membawa serta anak-anak menyatakan diri menolak kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO atau biasa disebut human trafficking yang diperingati setiap tanggal 30 Juli 2023.
Pantauan wartawan, Jumat 28 Juli 2023, massa memadati halaman Polsek Wulanggitang sejak pukul 15.00 WITA.
Mereka mengenakan busana serba hitam dan sarung tenun motif Lamaholot, membawa serta lilin kemudian dipasang membentuk hati mengelilingi api unggun.
Baca juga: Fakta - Fakta Siswi SMA di Adonara Flores Timur jadi Budak Seks Pria Beristeri, Pelaku Kerabat Dekat
Aksi itu digelar untuk menyatakan sikap melawan kasus TPPO, sekaligus berkabung lantaran Kabupaten Flores Timur menjadi salah satu daerah dengan kasus TPPO terbanyak di NTT.
Sebelum menyalakan lilin dan api unggun, warga diberi kesempatan menyimak video melaui layar infokus. Video berdurasi sekira 10 menit itu berisi pengakuan seorang TKW kerap disiksa dan dilecehkan majikannya.
Beberapa diantara mereka tak kuasa menahan tangis. Mereka menyeka air matanya dengan kain sarung setelah mendengar ungkapan perempuan yang bertahun-tahun pasrah dinodai.
Baca juga: Tabiat Pelaku Cabuli Siswi di Flores Timur Terkuak, Terancam 15 Tahun Penjara
Ketua Panitia Relawan St. Martinus Hokeng, Adrian Mbaji, mengatakan aksi ini digagas oleh JPIC Provinsi Flores Bagian Timur dan relawan kemanusiaan St. Martinus Hokeng.
"Tanggal 30 Juli dunia peringati hari perdagangan manusia. Ini menjadi bentuk terburuk dari pelanggaran Hak Asasi Manusia," katanya saat melaporkan agenda kegiatan.
Dalam kegiatan ini, pihaknya menghadirkan Kapolres Flores Timur, AKBP I Nyoman Putra Sandita untuk membawakan materi tentang perdagangan orang. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.