Berita Kriminal
Miris, Siswi SMA di Adonara Flores Timur Diduga Dipaksa Jadi Budak Seks Pria Beristeri
Miris, seorang Siswi SMA Adonara, Flores Timur, Provinsi NTT diduga dipaksa jadi budak seks pria beristeri
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Seorang Siswi SMA di Adonara, Kabupaten Flores Timur sebut saja Melati, diduga menjadi korban pelecehan seksual.
Ia diduga dipaksa menjadi budak seks oleh seorang pria beristri.
Ironisnya, gadis malang yang masih berusia 16 tahun ini dipaksa melayani birahi pria yang masih kerabat dekatnya berinisial PPK (42), sejak duduk di bangku SMP kelas VII.
Kasus ini akhirnya terkuak setelah korban memberikan pengakuan.
Baca juga: Dukun Cabul di Tasikmalaya Kena Prank Usai Cabuli Ibu Muda dengan Modus Sembuhkan Guna-Guna
Korban sudah tak tahan lantaran selama ini sering diancam dibunuh oleh pelaku jika berani buka mulut.
Keluarga kemudian mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan.
Pihak kepolisian langsung memberikan pelayanan dan mengeluarkan laporan polisi dengan Nomor : STLP/B/255/VII/2023/SPKT/Polres Flores Timur sejak tanggal 17 Juli 2023.
Pengakuan salah satu keluarga, YD, korban dicabuli saat masih berumur 11 tahun. Karena sering mendapat kekerasan dan ancaman pembunuhan, korban pun bungkam.
"Korban takut karena diancam dibunuh," ungkapnya, Senin 24 Juli 2023.
Baca juga: Fakta Baru Ayah Bejat Cabul Anak Kandung, Korban Ternyata Dicabuli Sejak Umur 5 Tahun
YD mengatakan, saking takut diancam, korban berniat melarikan diri ke Pulau Jawa.
Namun, niat itu gagal lantaran kembali diancam akan dibunuh jika ketahuan kabur.
Ancaman bertubi-tubi inilah yang mendorong korban berani menguak semua perlakuan dan tabiat bejat pelaku kepada keluarga besarnya.
Kepada keluarga, korban mengaku sering dianiaya jika menolak memuaskan nafsu birahi PPK yang sudah kepala empat itu.
Bahkan, bagian sensitif korban pernah ditusuk dengan besi gegara menolak berhubungan intim.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.