Berita NTT
Empat Jemaah Haji Asal NTT Wafat di Mekkah dan Madinah
Empat jemaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) wafat di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi ketika menjalankan ibadah haji.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Empat jemaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) wafat di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi ketika menjalankan ibadah haji.
Informasi itu dikonfirmasi Kanwil Kemenag NTT, Jumat 28 Juli 2023 ketika dilakukan prosesi penjemputan di Debarkasi Surabaya, Asrama Haji Sukolilo, Jawa Timur sehari sebelumnya.
Penjemputan itu dipimpin Kepala Kanwil Kemenag NTT, Reginaldus S.S. Serang S.Fil M.Th didampingi Kabid Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag NTT, H. Hasan Manuk, Kabid Pendis, H. Pua Monto Umbu Nay, Kakankemenag Kab/Kota se-NTT , dan Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kab/Kota se-NTT.
Baca juga: UPTD Puskesmas Oesapa Kupang Gelar Apel Pelepasan Tim Operasi Timbang, Begini Suasanannya
Hadir juga Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi, dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas IV Labuan Bajo.
Reginaldus Serang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas semua pihak yang telah membantu pelaksanaan ibadah haji tahun 2023/1444 H dengan lancar.
Ia menyebut dari kuota 714 terdapat 37 orang mutasi keluar, mutasi masuk sebanyak 3 orang, 1 orang tidak berangkat karena sakit. Secara keseluruhan total jemaah haji asal NTT berjumlah 679 orang.
"Empat orang meninggal di tanah suci dan pulang sebanyak 675," sebut dia.
Baca juga: DPRD Flores Timur Belum Terima SK Perpanjangan Jabatan Doris Rihi
Empat orang jemaah haji yang meninggal, yakni Muhammad Tang (71) asal Kota Kupang, Mohamad Nuh (69) asal Kabupaten Ende, Umar Salim Sholeh (68) tahun asal Kabupaten Manggarai Barat. Ketiga jemaah haji ini meninggal di Mekkah. Sementara Muslim A Rahim Pasau (66) asal Manggarai Barat, wafat di Madinah.
Reginaldus Serang menjelaskan, jemaah haji NTT tiba di debarkasi Surabaya terbagi 3 Kloter. Pada kloter 60 jumlah jemaah haji yang berangkat sebanyak 444, satu orang meninggal dunia dan kembali ke tanah air pada Kamis 27 Juli 2023 sebanyak 443 orang.
Kloter 61, jumlah berangkat 216 dan tiga orang meninggal dunia. Sementara jumlah jemaah haji yang kembali ke Indonesia sebanyak 213 orang.
Lalu kloter 85 dengan jumlah jemaah haji sebanyak 19 orang, dan akan kembali ke Indonesia pada, Kamis 3 Agustus 2023.
Baca juga: Proyek Jalan di NTT, Pempus Turun Tangan Gelontor Miliaran Anggaran Tambahan untuk Tujuh Kabupaten
“Saya ingin berpesan khususnya kepada jemaah haji NTT, agar terus memupuk jiwa atau sifat kesabaran setelah pulang melaksanakan ibadah haji. Haji adalah ibadah yang banyak membutuhkan kesabaran yang diwarnai dengan ujian," kata Reginaldus Serang saat membacakan sambutan gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.
Kesabaran dan ujian yang dimaksud seperti dimulainya proses mendaftar,
menunggu antrian bertahun-tahun, hingga proses pelaksanaan ibadah pada saat berangkat, di tanah suci hingga kembali ke tanah air.
Gubernur Viktor Laiskodat ikut menyampaikan menyampaikan selamat berbahagia pada seluruh jemaah yang telah sukses menunaikan ibadah haji.
Baca juga: Timor Leste dan Portugal Kerja Sama untuk Memerangi Imigrasi Ilegal
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.