Berita Timor Tengah Utara
Pilkades Tuai Protes, Begini Saran PMKRI Cabang Kefamenanu kepada Bupati Timor Tengah Utara
kartu merah terhadap Bupati Timor Tengah Utara Juandi David yang telah mengambil kebijakan untuk melantik 4 kepala desa terpilih tersebut.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia atau PMKRI Cabang Kefamenanu Sanctus Yohanes Don Bosco menyarankan Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David untuk mengundurkan diri dari jabatan.
Hal ini lantaran PMKRI Cabang Kefamenanu menilai kebijakan Bupati Timor Tengah Utara untuk tetap melantik 4 kepala desa terpilih yang sedang bersengketa pada hari Senin 17 Juli 2023 mendatang adalah bagian dari ketidakmampuan Bupati Timor Tengah Utara menyelesaikan persoalan sengketa Pilkades.
PMKRI Cabang Kefamenanu menilai, Juandi David tidak pantas dan layak menduduki jabatan sebagai Bupati Timor Tengah Utara karena tidak mampu menyelesaikan masalah dan memaksakan pelaksanaan pelantikan tersebut seolah-olah tidak terjadi persoalan.
Padahal sudah direkomendasikan oleh Pokja Penyelesaian Sengketa Pilkades Serentak Tingkat Kabupaten TTU.
Baca juga: Bupati Timor Tengah Utara Sebut Beberapa Kades Terpilih Bakal Batal Dilantik
Oleh karena itu, PMKRI Cabang Kefamenanu secara kelembagaan memberikan kartu merah terhadap Bupati Timor Tengah Utara yang dengan ketidakpahamannya memaksakan pelantikan terhadap kepala desa terpilih yaitu Desa Ponu, Desa Biloe, Desa Tautpah, dan Desa Nansean Timur.
Demikian disampaikan Presidium Gerakan Kemasyarakatan, Valerianus Kou dalam rilisnya kepada POS-KUPANG.COM, Jumat, 14 Juli 2023.
Bagi pria yang akrab disapa Valen ini bahwa, Bupati Timor Tengah Utara dengan jelas menunjukkan ketidakmampuan dan kebobrokannya dalam memimpin Kabupaten Timor Tengah Utara. Pasalnya, Bupati TTU diduga hanya melindungi diri dengan meminta masyarakat menempuh jalur hukum atas persoalan sengketa Pilkades.
"Ini jelas-jelas Bupati TTU Juandi David menunjukan ketidakmampuan dan kebobrokannya dalam memimpin kabupaten TTU sehingga alangkah lebih baiknya Bupati Juandi David mengundurkan diri dari Bupati TTU daripada memaksakan diri dengan ketidakmampuan dalam pengambilan kebijakan dan pada akhirnya hanya bisa membendung diri dengan menyuruh masyarakat untuk tempuh jalur hukum," bebernya.
PMKRI Cabang Kefamenanu, ujar Valen, dengan tegas memberikan kartu merah terhadap Bupati Timor Tengah Utara Juandi David yang telah mengambil kebijakan untuk melantik 4 kepala desa terpilih tersebut.
Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Kefamenanu, Pricilla Aquilla Bifel, mengatakan bahwa Bupati TTU harusnya profesional dan tetap bekerja melayani masyarakat. Hal ini dimaksudkan persoalan yang sudah terbukti salah tidak dihiraukan dan terus dibenarkan.
Baca juga: Bupati Timor Tengah Utara Sebut Beberapa Kades Terpilih Bakal Batal Dilantik
Pricilla menilai, apa yang dilakukan Bupati Timor Tengah Utara merupakan salah satu bentuk krisis kepemimpinan. PMKRI Cabang Kefamenanu juga menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Bupati TTU atas kebijakan ini.
"Kartu merah yang diberikan merupakan bentuk mosi tidak percaya PMKRI Cabang Kefamenanu kepada Bupati TTU menjelang akhir kepemimpinannya yang menunjukkan bahwa kepemimpinan Bupati Juandi David sangatlah buruk," ucapnya
PMKRI Cabang Kefamenanu sangat menyayangkan keputusan Bupati TTU yang akan melakukan pelantikan kepada 4 Kepala Desa terpilih (Ponu, Nansean Timur, Biloe, Tautpah) yang dalam proses Pilkades, 4 desa tersebut telah terbukti melakukan kesalahan dalam proses pemilihan. Namun tidak ditindaklanjuti proses penyelesaiannya oleh Bupati TTU.
Baginya, hal yang salah jangan sampai terus dibenarkan. Pasalnya, kebijakan di atas merupakan salah satu bentuk tindakan yang sangat bertentangan dengan keadilan.
Berita Timor Tengah Utara
Timor Tengah Utara
PMKRI Cabang Kefamenanu
Bupati Timor Tengah Utara
POS-KUPANG.COM
Pos Kupang Hari Ini
Desa Biloe
Desa Ponu
Desa Tautpah
Desa Nansean Timur
Hasil Suara Seri, Tomas Desa Nansean Timur Minta Bupati Timor Tengah Utara Batalkan Pelantikan Kades |
![]() |
---|
LPPM Undana Gelar Kegiatan Screening Disabilitas Penderita Kusta di RS Kusta Naob Timor Tengah Utara |
![]() |
---|
Jenazah Pekerja Migran Asal Amfoang dan Timor Tengah Utara Tiba di Kupang NTT |
![]() |
---|
Bupati Juandi Lantik Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas Lingkup Pemda Timor Tengah Utara |
![]() |
---|
Pelantikan Kades Terpilih Hasil Pilkades Serentak 2023 Timor Tengah Utara Diwarnai Aksi Demontrasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.