Berita Kota Kupang

Sius Tamonob, Penjual Kelapa Keliling Kota Kupang: Bekerja untuk Hidup

dia berkeliling mendorong gerobak jualan kelapa mudanya menuju Jalan Hati Mulia hingga ke Jalan Nangka dan kembali ke Jalan El Tari.

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
PENJUAL - Sius Tamonob (41) Penjual Kelapa Keliling di Kota Kupang, Senin 19 Juni 2023  

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Senin, 19 Juni 2023, Suasana siang di Kota Kupang terasa panas terik. Matahari terasa sangat panas hingga menembus kulit.

Ketika saya melewati Jalan Nangka, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, tampak seorang pria paruh baya sedang mendorong gerobaknya yang berisikan sejumlah kelapa muda. Kira-kira 20-an buah banyaknya.

Karena cuaca terasa begitu panas, Saya pun berhenti di ruas Jalan Nangka itu, lalu memanggil dan menghampiri Sius Tamonob untuk memesan satu buah kelapa mudanya, berharap bisa menghilangkan rasa dahagaku.

Usai memesan kelapanya, di ruas Jalan itu, aku berdiri di samping gerobaknya menunggu kelapa yang dikupas Sius menggunakan parangnya.

Baca juga: Posko Aduan PPDB di Kota Kupang Terima Puluhan Komplain 

Sembari menunggu minuman kelapa muda yang kuminum habis, di bawah pohon mangga di ruas Jalan Nangka, aku pun mulai berbincang-bincang dengan Sius Tamonob

Sius Tamonob adalah seorang penjual kelapa muda keliling yang sudah berjualan selama 6 tahun. Dia memiliki 2 orang anak yang masih kecil.

Seorang berusia 4 tahun dan seorangnya lagi usianya 1 tahun lebih, sementara istrinya bernama Yumina Naitboho.

Kelapa muda yang dijual Sius Tamonob dibawa dari Baun, Kabupaten Kupang. Dia memperoleh kelapa tersebut dengan cara dipesan langsung ke Penjual melalui telepon, lalu pemilik kelapa yang mengantarnya ke Jalan El Tari, titik awal tempat jualan Sius Tamonob.

Sius Tamonob bersama istri dan dua orang anaknya tinggal di Wilayah Kelurahan Sikumana. Setiap pagi jam 08.30 Wita, Sius Tamonob berangkat dari rumahnya menggunakan angkutan umum atau pun ojek hingga sampai ke Jalan El Tari.

Dari Jalan El Tari, dia berkeliling mendorong gerobak jualan kelapa mudanya menuju Jalan Hati Mulia hingga ke Jalan Nangka dan akan kembali lagi ke Jalan El Tari.

Kelapa muda yang dijual Sius Tamonob seharga tujuh ribu rupiah per buahnya. Untuk pendapatan yang diperolehnya sehari tidak menentu, tergantung dari banyaknya pelanggan yang membeli kelapa mudanya.

"Penghasilan tidak menentu. Kalau banyak pelanggan bisa sampai seratus lima puluh ribu. Tapi, kalau sedikut hanya dapat tujuh puluh ribu," katanya.

Baca juga: Siswa SDN Batuplat 2 Kota Kupang Produksi Minyak Sereh dan Lilin Aroma Terapi 

Jualan keliling sambil mendorong gerobak dengan jarak yang cukup jauh tentu sangatlah melelahkan. Begitu jugalah yang dialami oleh Sius Tamonob, dirinya mengaku kadang merasa lelah saat berjualan ataupun saat sudah pulang jualan.

Tetapi, dia tidak pernah berhenti bekerja untuk mencari uang memenuhi kebutuhan keluarganya.

"Memang kadang lelah juga, tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam hidup, kita harus bekerja untuk hidup," kata Sius Tamonob sambil tersenyum.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved