Berita Rote Ndao
Tiga Hari Langka, Dinas Koperindag-UMKM Perkirakan Enam Hari Lagi Baru BBM Masuk Rote
Johni mengatakan, pengisian BBM saat ini di Pelabuhan Tenau, Kupang untuk Rote yakni PT. Rotenda Energi Indonesia (REI).
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Miris, sudah tiga hari Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao mengalami kelangkaan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan-UMKM Rote Ndao memperkirakan 5-6 hari lagi baru masuk ke Rote Ndao.
"Barusan saya mendapat informasi, mobil tangki Pertamina pengisi BBM dari pelabuhan ke kapal pengangkut, yang biasanya mobil warna biru sebanyak 3 unit, sekarang tidak diperbolehkan pihak Pertamina di Pelabuhan Tenau, Kupang," kata Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, UMKM Rote Ndao, Johni Manafe kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 14 Juni 2023.
Akan tetapi, sebut dia, yang dipakai mobil warna merah dan hanya satu unit. Sehingga proses pengisian yang biasanya hanya membutuhkan 2 hari sekarang bisa sampai 5 atau 6 hari.
Baca juga: Mengaku Belum Dapat Laporan, Kapolda NTT Minta Proses Hukum Kasus Timbunan BBM
"Artinya untuk masuk ke Rote bisa bergeser dari perkiraan, karena kapal masih melayani pengantaran BBM ke Sabu Raijua setelah itu baru ke Rote Ndao," beber Johni.
Sangat disayangkan, karena dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di NTT, jarak Kabupaten Rote Ndao lebih dekat dengan ibukota Provinsi NTT, namun selalu saja terjadi kelangkaan BBM.
"Masalahnya adalah pengisian BBM ke kapal pengangkut di Pelabuhan Tenau, Kupang. Misalnya, banyak kapal yang masuk keluar, setelah kapal pengangkut isi BBM, harus keluar lagi karena keberangkatan kapal atau masuknya kapal lain sehingga pelabuhan penuh dengan kapal. Ini kesulitannya," ujar dia lagi.
Baca juga: Pemkab Rote Ndao Buka Sayembara Logo dan Maskot El Tari Memorial Cup XXXII Tahun 2023
Johni mengatakan, pengisian BBM saat ini di Pelabuhan Tenau Kupang untuk Rote yakni PT. Rotenda Energi Indonesia (REI).
PT. Rei ini, kata dia, pasokan minyaknya lebih banyak.
"Sedangkan, untuk PT Nety Susanto saya sudah telepon Oko C (Martenche Suwongto) sebagai penanggungjawab di Rote, dia punya sementara menunggu untuk masuk juga. Namun belum sempat masuk karena pelabuhan penuh," terang Johni.
"Kami dari dinas akan pantau terus, apabila di Rote ada indikasi penimbunan minyak, saya persilahkan untuk APH untuk menangkap pelaku. Tapi menurut pantauan saya saat inj tidak ada," tutup dia. (rio)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.