Berita NTT

Masyarakat Desa Natarita Sikka Kurang Air Bersih, DPRD NTT Sebut Kritik Kami dan Pemerintah

Apakah dari dana desa ataukah dana APBD, tetapi prinsipnya masyarakat harus dapat dilayani kebutuhan dasar mereka terkait air bersih ini

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Anggota Komisi V DPRD NTT, Emanuel Kolfidus 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Melihat terjadinya krisis air di Desa Natarita, Kabupaten Sikka, NTT yang sudah dua tahun masyarakat mengonsumsi air yang kurang bersih, anggota DPRD NTT, Emanuel Kolfidus menilai hal itu menjadi kritikan keras bagi Pemerintah dan lembaga legislatif.

Hal ini disampaikan Emanuel Kolfidus kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 6 Juni 2023.

"Keadaaan yang dialami masyarakat Natarita berupa kesulitan air bersih  harus menjadi perhatian serius dari pemerintah dan lembaga legislatif dan ini menjadi kritik keras untuk kami, bagaimana mengupayakan jalan keluar dari kesulitan tersebut," kata Emanuel Kolfidus.

Menurutnya, ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan sebagai penanganan dari masalah tersebut.

Baca juga: Eksplor Wisata, Ketua IMI NTT Camping di Pantai Motadikin Malaka

"Ada beberapa alternatif, seperti memanfaatkan sumber mata air yang ada, mengusakan sumur bor, sambungan perpipaan dari sumber mata air terdekat ataukah dengan pembangunan bak penampung," tuturnya.

Namun, kata Emanuel, solusi itu perlu dilakukan secara kolaboratif dari berbagai pihak.

"Tentunya harus diketahui dulu potensi sumber air yang tersedia untuk dipilihkan jalan keluar yang paling efektif," katanya.

Lebih lanjut, Emanuel Kolfidus mengatakan, sebagai langkah emergensi, kiranya dapat diupayakan bantuan air minum bersih dari pos-pos anggaran untuk penanganan yang bersifat darurat.

"Apakah dari dana desa ataukah dana APBD, tetapi prinsipnya masyarakat harus dapat dilayani kebutuhan dasar mereka terkait air bersih ini," ungkapnya.

Emanuel Kolfidus menambahkan, masalah tersebut perlu secepatnya ditangani dengan serius dan perlu dilakukan oleh semua pihak.

Baca juga: DPRD Timor Tengah Selatan Minta Polda NTT Segera Tetapkan Tersangka Kasus RSP Boking

"Semua pihak perlu bergerak untuk sama-sama menemukan solusi yang tepat terkait masalah ini. Selain pemerintah, masyarakat juga perlu bergerak," tutupnya. (cr20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved