Breaking News

Berita Manggarai Barat

Yulianus Weng Minta OPD Lakukan Tindakan Nyata Atasi Stunting di Manggarai Barat

Pada Agustus 2022, lanjutnya, angka prevalensi stunting di daerah itu mencapai 15,09 persen.

Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/BERTO KALU
STUNTING - Suasana kegiatan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Manggarai Barat di Aula Bappeda, Senin 5 Juni 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di melakukan tindakan nyata mengatasi persoalan stunting di wilayah itu. 

Menurut Wabup yang juga dokter itu, stunting merupakan masalah serius karena dapat merusak masa depan anak-anak. 

"Seluruh elemen Pemerintah Daerah Manggarai Barat tetap berkomitmen untuk melakukan tindakan nyata terutama dalam mengimplementasikan program dan kegiatan yang bertujuan untuk percepatan penurunan stunting," jelas Weng dalam acara Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Manggarai Barat, Senin 5 Juni 2023.

Baca juga: Pemkab Manggarai Barat Setop Pungut Retribusi TN Komodo, DPRD: Tidak Semestinya Harus Dirampas

Wabup Yulianus juga menyingung soal keberhasilan berbagai pihak di daerah dalam kerja terpadu untuk menurunkan prevalensi stunting. Ia mengapresiasi kinerja berbagai pihak dalam upaya pengentasan stunting di Manggarai Barat. 

"Saya bangga dapat mengumumkan bahwa upaya dan komitmen yang telah kita lakukan bersama telah memberikan hasil yang signifikan," ucapnya.

Pada Agustus 2022, lanjutnya, angka prevalensi stunting di daerah itu mencapai 15,09 persen.

Namun berkat kerja keras dan kolaborasi semua pihak, pada bulan Februari 2023, angka prevalensi stunting turun menjadi 09,00 persen.

Baca juga: Pendapatan Asli Daerah Manggarai Barat Lebih Kecil dari Dana Transfer Pusat

"Ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa," ucapnya.

Kendati demikian, menurutnya masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan setiap anak di Manggarai Barat dapat tumbuh dengan sehat dan memiliki masa depan yang cerah. 

"Angka prevalensi stunting itu bukanlah akhir dari perjuangan," imbuhnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved