Berita Rote Ndao

Bupati Harap Angka Stunting di Rote Ndao Alami Penurunan Lewat Gerakan Rote Cerdas

keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inovasi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui gerakan bersama yakni gerakan Rote Cerdas.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MARIO GIOVANI TETI
REMBUK STUNTING - Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu didampingi Wakil Bupati, Stefanus M. Saek, Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Inf Bayu Panji Bangsawan memukul gong sebagai tanda dilaunchingnya Aplikasi Pantau PMT dan Kalkulator Gizi di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao. Rabu, 31 Mei 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Melalui gerakan Rote Cerdas, angka anak dengan kategori stunting di Kabupaten Rote Ndao mengalami penurunan.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu dalam sambutannya pada kegiatan Konvergensi Rembuk Stunting (Aksi 3) di Kabupaten Rote Ndao Tahun 2023 di Lobi Lantai 1 Kantor Bupati Rote Ndao. Rabu, 31 Mei 2023.

Bupati Paulina juga pada kesempatan itu melaunching Aplikasi Pantau PMT dan Kalkulator Gizi yang befungsi melakukan Pemantauan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Pemetaan Pola Konsumsi Balita.

"Kita bersyukur aksi konvergensi stunting 1-8 telah dilaksanakan di Kabupaten Rote Ndao sejak Januari 2022-Desember 2022, sehingga prevalensi stunting di Rote Ndao pada tahun 2022 sebesar 22,3 persen menurun jadi 21,7 persen per Februari 2023," kata Bupati Paulina.

Baca juga: Nelayan Rote Ndao yang Alami Kecelakaan di Australia Telah Berkumpul Kembali dengan Keluarga

Dirinya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan kontribusi dalam aksi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Rote Ndao.

Lebih lanjut katanya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inovasi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui gerakan bersama yakni gerakan Rote Cerdas.

Ia menyebut, gerakan Rote Cerdas meliputi, pertama gerakan operasi timbang lintas sektor atau gerbang linsek di Posyandu. 

Kedua, pembagian makanan tambahan. Ketiga, gerakan Kakak Angkat Adik Asuh yang diatur dalam Perbup Nomor 11 tahun 2021.

"Mengingat saat ini banyak anggaran yang direfocusing, untuk ASN yang punya adik asuh, diinstruksikan agar 1 bulan 1 kali melakukan kunjungan terhadap adik asuh," ucap Bupati Paulina.

Gerakan keempat, inisiasi inovasi Mama Bo'i. Inovasi ini merupakan rujukan terintegrasi berbasis komunitas yang melibatkan sembilan simpul ibu hamil di akar rumput atau 'sio sodak'.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tim SAR Kupang Evakuasi 12 Nelayan Rote Ndao yang Alami Celaka di Perairan Australia

Dalam gerakan ini, pihaknya melihat strategi penanganan stunting tidak hanya mencegah stunting pada anak yang terkonfirmasi stunting tetapi dengan mengeliminasi kematian ibu dan bayi. 

Selain itu, Bupati Paulina juga mengingatkan agar para Kepala Desa menggunakan anggaran atau dana desa dengan tepat sasaran. Ia juga meminta para camat untuk mengawal sehingga fokus pada penurunan angka stunting membuahkan hasil.

"Hati-hati kelola keuangan jaman sekarang, banyak mata yang melihat dan banyak telinga yang mendengar," pesan Bupati Paulina.

Srikandi Rote Ndao ini juga mengajak semua pihak baik ASN maupun non ASN termasuk Swasta yang ada di Kabupaten Rote Ndao ataupun di luar Kabupaten Rote Ndao untuk berpartisipasi dalam gerakan Rote Cerdas dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved