Berita Ende

Kantor Wilayah Kementrian Agama NTT Gelar Festival Literasi Tingkat SMAK Regio Flores Tengah Ende

Kita arahkan semua anak ke sini. Bahwa mereka tidak hanya dengar tetapi mereka datang langsung ke tempat ini

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
SUASANA - Suasana pembukaan kegiatan festival literasi tingkat SMAK se Regio Flores Bagian Tengah di Aula Stipar Ende, Senin 29 Mei 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE -Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar kegiatan festival literasi bagi siswa Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) di Regio Flores Bagian Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Stipar Ende, Selasa 30 Mei 2023.

Festival literasi yang mengangkat thema "Menjadi Peserta Didik SMAK yang Cakap Literasi Untuk NTT Bangkit Menuju Sejahtera tersebut diikuti lima sekolah yakni SMAK Mukusaki, SMAK Thomas Morus, SMAK Wolosambi, dan SMAK Santo Karolus Riung, serta SMAK Santa Theresia Mukureku.

Festival tersebut memperlongakan sekitar lima mata lomba yakni lomba penyajian film pendek, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa Inggris, dan tarian kreasi budaya, serta paduan suara terkait moderasi.

Kepala Bidang Pendidikan Katolik Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi NTT Adrianus Paripurnama Jaya, S.Ag., M.Th mengatakan bahwa, pihaknya sengaja memilih Ende untuk melaksanakan festival literasi pada Regio Flores Bagian Tengah karena bertepatan dengan pelaksanaan peringatan hari lahir Pancasila.

Baca juga: Kolaborasi Jasa Raharja Ende dan Persari Raharja Beri Layanan Kesehatan Pada Lansia

"Kita tahun Ende adalah Kota Rahimnya Pancasila. Oleh karena itu, kita setting Ende ini tanggal 29-31 Mei karena sebentar lagi tanggal 1 Juli hari lahir Pancasila. Kita arahkan semua anak ke sini. Bahwa mereka tidak hanya dengar tetapi mereka datang langsung ke tempat ini," ungkapnya.

Adrianus mengaku, kegiatan festival literasi tersebut merupakan bukti nyata kontribusi Kementrian Agama dalam meningkatan dan menumbuhkan iman, mental, dan karakter serta mengasah kecakapan anak dalam berbagai macam literasi.

"Karena sekarang dimanapun, persaingan pasti selalu ada. Kami mau melatih anak-anak bisa bersaing nanti. Sebentar lagi mereka tamat, mereka akan masuk dalam dunia persaingan. Maka kita bangun mental, karakter, dan sikapnya untuk bisa bersaing disana dengan pertarungan kualitas dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas," jelasnya.

Ia berharap, kegiatan festival literasi tersebut juga harus dijadikan sebagai momentum refleksi dan evaluasi bagi lima sekolah terkait kekurangan yang dialami sekolah setelah tampil dalam berbagai aneka lomba untuk tujuan pengembangan sekolah kedepan.

Baca juga: Kejari Ende Segera Rampungkan Berkas Perkara Dua Kasus Korupsi

"Jadi mereka tidak sekedar eforia, tetapi mereka bisa belajar dari teman temannya, belajar dari guru mereka. Karena itu semua bisa berkontribusi positif terhadap pengembangan SMAK kedepannya," ungkapnya. (tom)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved