KKB Papua
KKB Papua Terapkan Pola Teroris, Sebar Berita Bohong Klaim Bunuh 16 Prajurit Kopassus
KKB Papua tak henti-hentinya menebar berita bohong. Mereka menyebutkan telah membunuh 16 prajurut Kopassus yang diterjunkan Panglima TNI, Yudo Margono
Dalam serangan mengerikan tersebut, KKB Papua menggunakan ibu-ibu dan anak-anak. Sementara mereka senantiasa berlindung dibalik tameng hidup ibu-ibu dan anak-anak itu.
Saat prajurit TNI hendak mengambil tindakan tegas terukur, yang dihadapi adalah warga sipil dan anak-anak. Makanya aparat penegak kedaulatan NKRI memilih untuk tidak menyerang.
Namun ketika pilihan itu yang diterapkan, prajurit TNI justeru menjadi korban kekejaman anggota KKB Papua.
Baca juga: Anggota KKB Papua Segera Disidangkan, Berkas Perkara Kasus Pembunuhan Sudah Diajukan ke JPU
Demi mencegah agar kasus itu tidak terulang lagi, Panglima TNI, Yudo Margono pun memutuskan meningkatkan status operasi pengamanan daerah rawan atau pamrahwan menjadi operasi siaga tempur. (*)
Saat ini, aparat TNI Polri yang bertugas di Papua, senantiasa memberlakukan operasi siaga tempur. Hanya saja, operasi itu hanya diberlakukan di daerah-daerah yang rawan keamanan. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.