Berita Nasional

Jokowi dan Kanselir Jerman Olaf Scholz Buka Hannover Messe 2023

Indonesia sebagai negara mitra resmi pameran yang telah berlangsung selama lebih dari 74 tahun ini mengangkat tema “Making Indonesia 4.0” tahun ini.

Editor: Agustinus Sape
SEKRETARIAT PRESIDEN
Presiden Joko Widodo dan Nyonya Iriana menghadiri upacara pembukaan Hannover Messe 2023 di Hannover Congres Centrum, Hannover, Jerman, Minggu 16 April 2023. 

POS-KUPANG.COM , HANNOVER - Presiden Indonesia Joko Widodo dan Kanselir Jerman Olaf Scholz membuka Hannover Messe 2023 di Hannover Congress Centrum, Hannover, pada Minggu 16 April 2023.

Indonesia sebagai negara mitra resmi pameran yang telah berlangsung selama lebih dari 74 tahun ini mengangkat tema “Making Indonesia 4.0” tahun ini.

Upacara pembukaan salah satu pameran industri terbesar di dunia diadakan tahun ini pada pukul 6 malam waktu setempat pada 16 April 2023.

Jokowi di Hannover Jerman_012
Presiden Joko Widodo menekankan Indonesia terbuka untuk investasi dalam upacara pembukaan Hannover Messe 2023 di Hannover Congres Centrum, Hannover, Jerman, Minggu 16 April 2023.

“Tema ‘Making Indonesia 4.0’ sangat relevan bagi Indonesia yang saat ini sedang melakukan transformasi ekonomi melalui inovasi dan teknologi. Saat ini Indonesia sedang menjalankan dua strategi besar yaitu industri hilir dan ekonomi hijau,” kata Widodo di Hannover, Jerman, pada Minggu malam waktu setempat.

Kebijakan hilirisasi industri Indonesia didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, bonus demografi dan pasar yang besar, serta perekonomian yang terjaga. Melalui mereka, Indonesia berupaya menjadi pemain utama di industri kendaraan listrik (EV).

“Indonesia sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama dalam membangun industri hilir di Indonesia. Hingga tahun 2040, ada 21 komoditas dalam peta jalan hilirisasi yang diproyeksikan mencapai nilai investasi US$545,3 miliar,” ujar Presiden.

Dalam aspek ekonomi hijau, Indonesia berkomitmen kuat untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Indonesia menargetkan untuk menghasilkan sebanyak 23 persen energi dari sumber energi baru dan terbarukan (EBT) pada tahun 2023 dan berupaya untuk menutup semua pembangkit listrik batu bara pada tahun 2025.

Baca juga: Indonesia Targetkan Gaet Investor dan Jadi Global Supply Chain di Ajang Hannover Messe 2023

Namun, Indonesia perlu memastikan bahwa transisi energi dapat menghasilkan energi yang terjangkau untuk masyarakat.

“Tentu ini membutuhkan investasi, membutuhkan pembiayaan yang besar, minimal US$1 triliun hingga tahun 2060. Indonesia mengundang investor dari Jerman untuk mengembangkan ekonomi hijau. Sekali lagi, Indonesia sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama,” kata Presiden.

Sementara itu, Rektor Scholz mengatakan bahwa Indonesia akan segera menjadi anggota "klub iklim kooperatif" karena target dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan sepenuhnya pada tahun 2025.

“Selanjutnya, Jerman akan mendorong investasi di antara negara-negara G7 ke Indonesia yang mencapai 10 miliar euro. Saya mengundang Anda semua, perusahaan dari Jerman, untuk mengambil kesempatan ini untuk memastikan bahwa semangat ini diapresiasi,” imbuhnya.

Pada acara pembukaan, Deutsche Messe AG (DMAG), penyelenggara, juga mengumumkan pemenang Penghargaan Hermes, yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan dan Riset Federal, Bettina Stark-Watzinger.

Hermes Award adalah penghargaan teknologi internasional yang dipersembahkan di Hannover Messe, yang dapat diikuti oleh semua perusahaan yang terdaftar sebagai peserta pameran di acara tersebut.

Tahun ini, Bosch Rexroth meraih penghargaan dengan memenuhi kriteria inovasi teknologi, manfaat industri, lingkungan, dan masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved