NTT Memilih

Tiba di Ende, Kirab Pemilu 2024 Disambut Meriah oleh Penampilan Drumband SMPK Frateran Ndao

Ketua KPU Ende, Adolorata Maria Da Lopez Bi menerima langsung kirab dari salah seorang komisioner KPU Sikka di Kantor KPU Ende.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Penampilan drumband dari SMPK Frateran Ndao eNDE saat menyambut kirab pemilu 2024 di Simpang Lima, Kota Ende, Kamis 13 April 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Kirab Pemilu 2024 yang berisikan 18 bendera partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 tiba di Kota Ende pada, Kamis 13 April 2023 sore.

Saat tiba di Kota Pancasila tersebut, Kirab Pemilu 2024 disambut tersebut meriah oleh penampilan drumband dari siswa SMPK Frateran Ndao Ende.

Ketua KPU Ende, Adolorata Maria Da Lopez Bi menerima langsung kirab dari salah seorang komisioner KPU Sikka di Kantor KPU Ende.

Proses penyerahan kirab tersebut disaksikan Kepala Kesbangpolinmas Ende, Dandim 1602 Ende, pimpinan parpol, dan undangan lainnya.

Baca juga: Jenazah Pekerja Migran Indonesia Asal Ende Dipulangkan Dari Malaysia

Dalam sambutannya, Ketua KPU Ende, Adolorata Maria Da Lopez Bi mengatakan, setelah menerima kirab tersebut, KPU Ende akan melakukan sosialisasi 18 partai peserta pemilu kepada masyarakat selama enam hari kedepan.

Setelah melaksanakan sosialisasi partai peserta pemilu beserta nomor urut kepada masyarakat, selanjutnya KPU Ende akan mengantar kirab tersebut ke Kabupaten Nagekeo.

"Selama enam hari kita sosialisasi partai peserta pemilu di Ende ini, lalu kita akan antar kirab ini ke Kabupaten Nagekeo pada tanggal 19 April 2023," ungkapnya.

Sementara itu, komisioner KPU Provinsi NTT Yosafat Koli mengatakan, tema kirab pemilu tahun 2024 adalah "Pemilu Sebagai Sarana Integrasi Bangsa".

Baca juga: Rayakan HUT ke-34, SMA Katolik Frateran Ndao Ende Gelar Sejumlah Lomba Tingkat SMP

Tema tersebut diambil karena KPU Pusat menilai pemilu 2019 ke bawah banyak kejadian yang membuat negara ini berantakan. Padahal setelah pemilu semuanya masih tetap bersaudara.

"Oleh karena itu KPU pusat memilih tema itu," jelasnya.

Ia menjelaskan, ada dua tujuan pihaknya mensosialisasikan kirab pemilu 2024 ini. Pertama melakukan sosialisasi tentang kepemiluan terkait tahapan pemilu dan kedua memberi pendidikan politik kepada pemilih.

"Kenapa kita memberi pendidikan politik kepada pemilih, supaya tidak terpecah bela," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. (tom)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved