Berita Ngada
Irandha dan Febi Dosen Muda Asal Sumatera Terkesan Bukit Wolobobo Bajawa Ngada Cocok untuk Healing
Meski gagal melihat sunset akibat cuaca mendung dan kabut yang cukup tebal, suasana dan pemandangan Wolobobo,
Remi, salah satu pelaku usaha kedai makan di Wolobobo mengatakan, pemandangan sunrise dan sunset di Bukit Wolobobo memang sangat menarik.
Namun, menurutnya di musim penghujan seperti sekarang ini, pemandangan sunset memang jarang terlihat akibat mendung dan kabut tebal.
Sementara itu untuk menikmati pemandangan sunrise, kata Remi, pengunjung sebaiknya berangkat subuh - subuh ke Wolobobo. "Yah paling tidak jam 5 pagi itu, sudah ada di Wolobobo," ujar Remi.
Menurut Remi, pagi hari pukul lima hingga enam, pemandangan sunrise sangat indah dan nuansa Wolobobo sebagai 'negeri di atas awan akan sangat nampak dengan awan - awan putih yang menggantung rendah.
Mengenai akses menuju ke Bukit Wolobobo, cukup mudah. Kendaraan roda dua maupun roda empat bisa sampai ke area Bukit Wolobobo dan ada area parkir yang susah disediakan. Akses jalan pun cukup bagus karena sudah beraspal.
Waktu tempuh dari Kota Bajawa hanya kurang lebih 15 menit. "Hanya saya kira mungkin perlu ada penerangan yang memadai di ruas jalan dari pertigaan menuju Wolobobo," saran Remi. (ORC).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Data BPS 3.540 Jiwa di Ngada Keluar dari Kemiskinan Ekstrem, Bupati Andreas Sebut Pentingnya 3T |
![]() |
---|
Disperindang Ngada Temukan Pedagang Jual Minyak Goreng Subsidi Rp 20 Ribu per Liter |
![]() |
---|
Kisanata dan Lima Desa di Ngada dengan Prevalensi Stunting Nol Persen, Yoseph: Kami Jemput Bola |
![]() |
---|
Bupati Ngada Andreas Paru Beri Penghargaan Top 10 Penginisiasi Inovasi Daerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.